Showing posts with label Dunia Politik. Show all posts
Showing posts with label Dunia Politik. Show all posts

Monday, January 28, 2013

Harta Cagub Sumut Effendy Simbolon Rp 57 M dan USD 91 Ribu


Empat petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selesai mengklarifikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Cagub Sumatra Utara, Effendi Simbolon. Total nilai kekayaan politisi PDIP ini sebesar Rp 57.760.491.855,-.

"Kita sudah selesaikan langkah klarifikasi yang sudah dilaporkan LHKPN 20 November 2012. Hari ini setelah kita klarifikasi selama 4 jam lebih, terdapat selisih yang cukup signifikan," kata Direktur Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Dedi A Rachim, Senin (28/1/2013).



http://us.images.detik.com/content/2012/11/14/10/effendi.jpg

Dedi berbicara usai mengklarifikasi kekayaan Effendi di kediaman Effendi, Kompleks Depnaker No. 11, Empang Tiga, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Klarifikasi dilakukan melalui pemeriksaan dokumen-dokumen kekayaan Effendi.

Kekayaan Effendi pada LHKPN 20 November 2012 tercatat senilai Rp 16 miliar lebih. Setelah diklarifikasi ternyata menjadi Rp 57 miliar lebih. Terdapat selisih sebesar Rp 41 miliar. Kenapa bisa begitu?

"Karena pelaporan sebelumnya (20 November 2012) itu masih mengacu pada tahun 2006," ujar Dedi.

Selisih sebesar Rp 41 miliar diakibatkan adanya pertambahan nilai aset tanah dan bangunan yang nilainya terus bertambah sejak data LHKPN tahun 2006. Aset tanah Effendi berada di enam lokasi, empat di Jakarta Selatan dan tujuh di Sumatera Utara. Klarifikasi menyebut nilai tanah dan bangunan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini sebesar Rp 44.123.700.000,-.

Tim KPK juga sempat memeriksa kendaraan-kendaraan Effendi simbolon. Dedi tampak memeriksa mesin dua mobil Jeep Robycon warna krem yang terparkir di halaman rumah Effendi.

"Total ada 10 mobil. Termasuk empat yang terparkir di sini, yang dipakai anak saya sekolah, dan di tempat lain," kata Effendi Simbolon.

Nilai kendaraan Effendi sebesar Rp 3,2 miliar lebih. Mobil yang dimilikinya antara lain bermerk Toyota Alphard, Mercy, dua buah Jeep, dan Honda Odyssey.

Tim KPK juga sempat diajak masuk lebih dalam ke lantai 1 rumah Effendi. Empat orang petugas KPK mengecek sekilas kemewahan ruangan berlantai marmer krem tersebut. Di ruangan mewah seluas kurang lebih 150 meter persegi tersebut terdapat barang seni berupa lukisan, home theatre, dan furniture. Kemudian Tim KPK berlalu.

"Wah, kayu pintunya tebal sekali ya, Bu?" ucap salah seorang petugas KPK di depan pintu kayu yang terlihat kokoh dan mewah.

"Iya, ini kayu dari daerah Jawa," kata istri Effendi, Dessi Trinita.




Harta Cagub Sumut Effendy Simbolon Rp 57 M dan USD 91 Ribu


  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa harta kekayaan Cagub Sumatera Utara, Effendy Simbolon. Harta kekayaan politisi PDIP itu ternyata mencapai Rp 57,76 miliar plus USD 91 ribu.

"Hasil klarifikasi tanggal 28 Januari 2013 sebesar USD 91 ribu dan Rp 57,76 miliar," kata Direktur Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Dedie A Rachim, melalui pesan singkat kepada detikcom, Senin (28/1/2013).

Nilai tersebut berbeda dengan jumlah yang dilaporkan Effendy pada KPK 20 November 2012 yang lalu. Pada saat itu harta kekayaan yang dilaporkan sebesar USD 30 ribu dan Rp 16,88 miliar.

"Selisih itu akibat dari jumlah aset berupa tanah dan bangunan yang laporan sebelumnya memakai data perhitungan tahun 2009," jelas Dedie.

Effendy Simbolon adalah anggota DPR RI Komisi VII yang diusung PDI Pejuangan dan 2 partai lainnya. KPK mendatangi rumah Effendy yang beralamat di Empang Tiga/Komp Depnaker No 11 RT 008/02 Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pada saat yang sama, KPK juga mendatangi kediaman Gus Irawan di Cassia Raya Komplek Tasbi No. LL-27 Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Medan. Klarifikasi terhadap 10 orang calon gubernur dan wakil gubernur Sumut ini akan berlangsung hingga 31 Januari 2013



http://images.hariansumutpos.com/2012/11/16/pdip_full.jpg


sumber | iniunic.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/01/28/173123/2154413/10/selisih-kekayaan-effendi-simbolon-rp-41-miliar-ini-penjelasannya?9922022

Sunday, January 27, 2013

Bertambah Rp 166 Triliun, Utang Pemerintah RI Kini Rp 1.975,42 Triliun



Sepanjang 2012 lalu, utang pemerintah Indonesia bertambah Rp 166,47 triliun. Hingga akhir 2012, total utang pemerintah Indonesia mencapai Rp 1.975,42.

Jika dibanding akhir 2011, jumlah utang Indonesia naik Rp 181,71 triliun. Secara rasio terhadap PDB lama, utang pemerintah Indonesia berada di level 27,3% hingga akhir 2012.

Jika dihitung dengan denominasi dolar AS, jumlah utang pemerintah hingga akhir 2012 mencapai US$ 204,28 miliar, naik dibandingkan posisi 2011 yang sebesar US$ 199,49 miliar.

Demikian data Ditjen Pengelolaan Utang Kemenkeu yang dikutip detikFinance, Senin (28/1/2013).



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDQypetZUxBqP-pKJH77WXvgD4HzTB-DUHFNlsGlI8Q-g5_bzcKc7h6x6WlZDiFfiZcK4aguI8sRJgoLk1JqoC7j1P5gMgSyzowuDSt5kKAe1oDJ2uI_2LgX0loEsrx11gxyFbUxS-FA/s1600/utang+or+debt.jpg


Utang pemerintah tersebut terdiri dari pinjaman Rp 614,32 triliun yang menurun dibanding 2011 Rp 621,29, kemudian berupa surat berharga Rp 1.361,1 triliun atau naik dibanding 2011 Rp 1.187,66 triliun. Jika menggunakan PDB Indonesia yang sebesar Rp 7.226 triliun, maka rasio utang Indonesia hingga akhir 2012 sebesar 27,5%.

Sementara rincian pinjaman yang diperoleh pemerintah pusat hingga akhir 2012 adalah:

  • Bilateral: Rp 358,12 triliun
  • Multilateral: Rp 229,68 triliun
  • Komersial: 24,32 triliun
  • Supplier: Rp 410 miliar
  • Pinjaman dalam negeri Rp 1,8 triliun
Berikut catatan utang pemerintah pusat dan rasionya terhadap PDB sejak tahun 2000:
  • Tahun 2000: Rp 1.234,28 triliun (89%)
  • Tahun 2001: Rp 1.273,18 triliun (77%)
  • Tahun 2002: Rp 1.225,15 triliun (67%)
  • Tahun 2003: Rp 1.232,5 triliun (61%)
  • Tahun 2004: Rp 1.299,5 triliun (57%)
  • Tahun 2005: Rp 1.313,5 triliun (47%)
  • Tahun 2006: Rp 1.302,16 triliun (39%)
  • Tahun 2007: Rp 1.389,41 triliun (35%)
  • Tahun 2008: Rp 1.636,74 triliun (33%)
  • Tahun 2009: Rp 1.590,66 triliun (28%)
  • Tahun 2010: Rp 1.676,15 triliun (26%)
  • Tahun 2011: Rp 1.803,49 triliun (25%)
  • Tahun 2012: Rp 1.975,42 triliun (27,3%)
Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan bakal mengurangi proyek-proyek yang menggunakan utang luar negeri.

sumber | iniunic.blogspot.com | http://finance.detik.com/read/2013/01/28/090936/2153673/4/bertambah-rp-166-triliun-utang-pemerintah-ri-kini-rp-197542-triliun?9911012

Dahlan Iskan Dihadiahi Keris Pusaka dan Didorong Maju dalam Pilpres 2014



Menteri BUMN Dahlan Iskan mendapatkan cidera mata spesial saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Pasuruan. Mantan bos PLN tersebut dihadiahi sebuah keris pusaka oleh pengurus pesatren.

Bukan hanya keris pusaka, dukungan agar Dahlan Iskan diberi kesempatan memimpin Indonesia juga muncul dalam acara silaturahim tersebut. Para kyai yang datang menilai Dahlan nsebagai sosok yang tepat menjadi presiden karena merakyat dan ikhlas mengabdi pada masyarakat.

Dahlan Iskan yang mengaku hobi mengkoleksi keris mengaku bahagia dengan hadiah tersebut. Apalagi, keris tersebut merupakan keris pusaka pesantren. “Ini amanah. Kyai Zaini (pengasuh Ponpes Al-Ikhlas) ini sahabat saya. Saya suka dengan keris, di rumah ada sekitar 9 buah keris,” kata Dahlan Iskan sambil memegang erat keris pusaka di tangannya, Sabtu (27/1/2013).




Disinggung maksud pemberian keris tersebut, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Kyai Zaini Ahmad mengatakan bahwa, semoga Dahlan Iskan diberi keselamatan dan kekuatan. Diharapkan sang empunya selalu diberi jalan dalam pengabdiannya kepada rakyat.

“Dengan ridlo Allah yang memegang pusaka ini apa yang menjadi harapan perjuangan, demi kepentingan rakyat akan dikabulkan oleh Allah SWT,” jelas Kyai Zaini Ahmad.

Keris pusaka bernama Tunggul Kukus Pamor Melati Tumpuk tersebut, kataya, pantas diberikan kepada Dahlan Iskan karena dianggap orang yang amanah. Oleh karena itu, Kyai Zaini berharap agar Dahlan Iskan mau dan diberi kesempatan memimpin Indonesia di masa mendatang. Pesantren dan jama’ah yang dipimpinnya siap mendukung jika Dahlan mencalonkan diri jadi presiden 2014 mendatang.

“Saya melihat pak Dahlan Iskan ini sosok orang yang merakyat, yang bisa insya Allah dipegang amanahnya. Saya berharap beliau mancalonkan diri menjadi presiden Republik Indonesia pada tahun 2014,” tandasnya.

sumber | iniunic.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/01/27/230442/2153538/10/dahlan-iskan-dihadiahi-keris-pusaka-dan-didorong-maju-dalam-pilpres-2014?9922022

Raffi Ahmad Ternyata Sedang Pendekatan dengan Wanda Hamidah



Masih menjadi teka-teki keberadaan Wanda Hamidah di rumah Raffi Ahmad saat penggerebekan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), Minggu (27/1/2013). Ternyata, Raffi tengah pendekatan dengan janda lima anak itu.

"Raffi baru dua minggu dikenalkan ke Wanda. Raffi lagi pendekatan ke Wanda," ungkap saudara Wanda, Deddy Eka Dibrata di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur.

Namun, Deddy menilai Raffi tak bakal mudah mendapat cinta anggota DPRD itu. Sebab menurutnya, Raffi bukan tipe cowok idaman Wanda.




"Wanda bilang nggak mungkinlah dia bukan tipe saya. Wanda juga sudah punya calon sendiri," kisahnya.

Sebelum ke rumah Raffi, Wanda disebut-sebut sempat berkumpul bersama teman-temannya di salah satu kafe di Kemang, Jakarta Selatan. Hal tersebut terungkap lewat foto-foto yang dimuat dalam sosial media. Salah seorang sahabat Wanda mengunggah foto sedang duduk minum-minum dengan beberapa teman perempuannya.

Dalam foto Wanda mengenakan busana serba hitam. Janda cantik itu tertangkap kamera sedang merokok dan juga memegang gelas cocktail.

Sampai saat ini, Wanda bersama 16 orang lainnya masih menjalani pemeriksaan di kantor BNN. Dari lima orang yang positif pakai narkoba, tidak ada satu pun dari ke empat artis yang ikut ditangkap, termasuk Wanda.






Apa Tujuan Wanda Hamidah ke Rumah Raffi Ahmad?

 Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek rumah Raffi Ahmad yang berada di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (27/1/2013). Yang sangat mengejutkan yaitu kehadiran Wanda Hamidah di rumah itu.

Saat ini presenter acara 'DahSyat' itu diketahui memang tengah dekat dengan Wanda. Kebetulan, Raffi adalah salah satu artis yang diincar oleh partai yang didukung oleh Wanda, PAN.

Tapi, apa tujuan Wanda datang ke rumah Raffi di jam yang tidak wajar?

Sebelum ke rumah Raffi, Wanda disebut-sebut sempat berkumpul bersama teman-temannya di salah satu kafe di Kemang, Jakarta Selatan. Hal tersebut terungkap lewat foto-foto yang dimuat dalam sosial media. Salah seorang sahabat Wanda mengunggah foto sang anggota DPRD sedang duduk minum-minum dengan beberapa teman perempuannya.

Dalam foto Wanda mengenakan busana serba hitam. Janda cantik itu tertangkap kamera sedang merokok dan juga memegang gelas coctail.

Sampai saat ini, Wanda bersama 16 orang lainnya masih menjalani pemeriksaan di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur. Namun, Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto mengungkapkan Wanda sudah membantah dirinya terlibat narkoba.

"Informasi terakhir, Wanda sudah mengontak orangtuanya dan menegaskan bahwa ia sama sekali tidak terlibat narkoba, dan akan segera pulang malam ini," katanya.


sumber | iniunic.blogspot.com | http://hot.detik.com/read/2013/01/27/220836/2153508/230/raffi-ahmad-ternyata-sedang-pendekatan-dengan-wanda-hamidah?9911012

Saturday, January 26, 2013

Dijual! Smartphone NasDem dengan Wallpaper Surya Paloh



Umumnya sebuah hajatan parpol, Kongres Partai NasDem juga diwarnai penjualan pernak-pernik partai seperti kaos dan jam. Tapi tunggu dulu, sepertinya ada yang unik dalam kongres perdana partai ini.

Di salah satu booth di kongres itu, ada penjualan handphone NasDem. Jika Anda berpikir handphone yang dimaksud cuma hiasan belaka maka Anda salah.

Iklan handphone itu terpampang dalam banner yang ada di depan booth. Dalam banner itu, tergambar tampilan yang mirip tampilan window phone 8 dengan wajah dan dihiasi wajah Surya Paloh.




Handphone yang dinamai NasDem Phone itu menggunakan layar sentuh, tak ada tombol fisik. Warna bodinya putih dan hitam. Saat detikcom bertanya kepada penjaga booth, ternyata handphone tersebut dijual.

Ada dua jenis handphone yang dijual. Satu handphone dinamai NasDem ND950 berlayar lebih besar dan tanpa tombol fisik. ND950 dijual dengan harga normal Rp 2,5 juta dan harga promo untuk 1.000 pembeli pertama Rp 1.999.000.

Sedangkan hape kedua yang dilabeli NasDem ND930 memiliki layar lebih kecil dan dilengkapi tiga tombol fisik. ND930 dijual dengan harga normal Rp 1,5 juta dan harga promo Rp 999.000. Kedua hape ini menggunakan OS Android.

Dari wawancara dengan penjaga booth bernama Yeni, terungkap bahwa hp-hp ini adalah buatan China. "Iya ini hp China," ujar Yeni di JCC, Senayan, Jakarta, Sabtu (26/1/2013).


Ponsel Nasdem

Yeni mengatakan fitur utama dari hape ini adalah aplikasi NasDem. Di aplikasi ini terdapat data kader, jadwal, berita, dan instruksi dari NasDem.

"Fitur utamanya adalah NasDem Messenger. Dengan fitur sesama kader NasDem bisa chatting, termasuk dengan Surya Paloh," papar Yeni.

Namun handphone ini ternyata belum dijual. Booth yang ada di arena kongres adalah untuk mereka yang mau pre order. "Penjualan baru dua bulan lagi," tutur Yeni.

Berminat membeli?

sumber | iniunic.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/01/26/152414/2152909/10/dijual-smartphone-nasdem-dengan-wallpaper-surya-paloh

Tuesday, January 22, 2013

Video Wawancara dengan Reporter TV One yang Bikin Jokowi Marah Besar | Kelar Shooting, Jokowi Damprat TVOne


Kelar Shooting, Jokowi Damprat TVOne


Program khusus 100 Hari Jokowi-Ahok yang ditayangkan tvOne semalam (Senin, 21/01/13) pkl 19:30 wib, bikin Jokowi sewot. Pasalnya, Gubernur DKI Jakarta yang baru ini merasa dijebak oleh tvOne. Setidaknya ini dikatakan oleh Ajudan Jokowi, Anggit.

Semalam Bapak marah banget. Tumben-tumbenan marah sama wartawan kayak gitu,” ujar Anggit pada saya pagi ini via HP. 
Awalnya, tvOne ingin melakukan wawancara Jokowi perihal banjir dan tanggul di jalan Latuharhary yang ambruk. Saat itu, Jokowi sudah wanti-wanti tidak berkenan ditanya mengenai hal lain di luar masalah banjir. Selain itu, ia juga sudah berpesan untuk tidak menyertakan narasumber lain dalam interviewnya. Semua pesan tersebut disanggupi oleh pihak tvOne. 

Namun, tvOne rupanya memanfaatkan momentum interview-nya dalam rangka “100 Hari Pemerintahan Jokowi-Ahok”. Apalagi, tvOne sudah mengendus, bahwa Metro TV akan memproduksi program sejenis dengan mengundang Jokowi. Sebelumnya, Metro TV sudah dua kali menayangkan program khusus Gebrakan Jokowi, yang secara eksklusif menginterview Jokowi di lokasi bersama masyarakat. Agar tidak kalah 3-0 dari Metro TV, tvOne terpaksa membohongi Jokowi. Pesan-pesan Jokowi pun diabaikan.

Staff di Balaikota merasa miss, karena interview yang dilakukan tvOne cuma persoalan banjir, eh ternyata malah menanyakan persoalan-persoalan lain. Wajah Bapak pun berubah begitu ada narasumber lain dalam interview itu,” ujar Anggit. 

Tak heran, begitu kelar shooting, Jokowi langsung marah besar pada tvOne. Perstiwa Jokowi marah-marah pada wartawan sebetulnya sangat langka. Maklumlah, ia sangat dekat dengan semua wartawan. Namun, kejadian semalam merupakan puncak kekesalan Gubernur DKI Jakarta ini. Di tengah musibah, tvOne tega menghianati janjinya pada Jokowi.
Ternyata bukan cuma Jokowi yang kesal. Dalam sebuah milis yang saya ikuti, beberapa anggota mengumpatkan kekesalannya. Henry Pasarian, misalnya. Interview yang dilakukan Muhammad Rizki dianggap sangat dangkal. 

Lebih banyak sok tahunya, ketimbang riset dahulu. Masak tetap ngotot bertanya, ‘Jadi kapan Jakarta bebas banjir?’. Lha wong sejak jaman Belanda Batavia sudah banjir kok,” ujar Henry kesal.

Lanjut Henry, ketika Jokowi mengakui tidak sempat mengecek soal tanggul-tanggul yang ada di Jakarta, Rizki malah bertanya, “Kenapa tidak mengecek, Pak?”. Seharusnya, kata Henry, bertanya seputar bagaimana pemeliharaan tanggul-tanggul itu dan siapa yang bertanggung jawab.
Benar-benar miskin riset.

Di milis ini, Reporter tvOne juga dikritik oleh Armin Bell dari Ruteng Flores. Lewat tulisan berjudul tvOne dan Reporter Antipati yang diposting pada Sabtu, 19 January 2013 pukul 14:00 WIB, ia menilai Reporter tvOne begitu sok tahu. Ini terlihat saat seorang Reporter perempuan dengan bersemangat melaporkan situasi di sebuah tenda pengungsian di Jati Asih.

Reporter memulainya dari pertanyaan tentang pola distribusi bantuan yang dijawab oleh si relawan dengan mengatakan, “Kami melakukan distribusi langsung kepada para pengungsi di tenda-tenda.”. Belum selesai berbicara, Reporter langsung bertanya dengan tendensius: Lho kenapa tidak melalui RT? Kan lebih bagus kalau melalui RT?” 

Dalam pertanyaan sok tahu berikutnya, Reporter menanyakan tentang bahan-bahan yang didistribusikan. Relawan pun menjawab, “Macam-macam mbak, ada pakaian, selimut, mie instan dan kebutuhan-kebutuhan lain.”. Namun, Reporter perempuan tvOne ini kembali bertanya sekaligus memberikan kesimpulan. 
Saya pikir yang sangat mereka butuhkan adalah air bersih. Kenapa tidak disiapkan air bersih?” tanya Reporter itu.
Terakhir Armin juga mencatat kesoktahuan Reporter ini, ketika menanyakan tentang mie instan, dimana menurut Reporter ini salah. Mas, koq distribusi makanannya mie instan? Kan susah itu diolah oleh para pengungsi. Mengapa tidak menyiapkan nasi bungkus?” 

Oleh karena sudah hilang kesabaran, Relawan yang diinterview pun Nampak marah. Wajahnya sangat jelas menunjukkan kemarahan. Namun ia tetap menjawab dengan sedikit ketus, “Selama ini tidak masalah koq mbak. Semua baik-baik saja. Mereka bisa mengolahnya dengan baik!”

Menurut Armin Bell, Reporter Nampak sekali sangat tendensius, menuduh apa yang dilakukan Relawan semuanya salah, mulai dari pola pendistribusian bahan-bahan, air bersih, sampai mie instan. Padahal. Seharusnya Reporter tidak menuduh sesuatu yang belum tentu benar di depan kamera televise, yang pada saat itu disiarkan secara langsung. 

 
Bagi saya, reporter tadi tidak menunjukkan sikap empati yang harusnya dimiliki oleh setiap wartawan, tetapi dia sedang antipati pada para relawan. Heran!” ujarArmin kesal. 


Video Wawancara dengan Reporter TV One yang Bikin Jokowi Marah Besar | Kelar Shooting, Jokowi Damprat TVOne



..... liat video lainnya disini : http://bit.ly/XGwmvt
 


 



sumber | iniunic.blogspot.com | http://nasional.lintas.me/go/metro.kompasiana.com/kelar-shooting-jokowi-damprat-tvone/

Jokowi Soal 100 Hari Pemerintahannya : Semua Masalah Enteng, Ciyus !


Joko Widodo bicara mengenai pengalamannya selama 100 hari menjadi Gubernur DKI Jakarta. Dari pengalaman singkatnya, Jokowi optimis dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di Jakarta.

"Biasa saja, semua persoalan sama. Jangan pikir saya terlihat seperti ini pusing, ndak. Yang paling penting, setiap problem bisa diselesaikan secepatnya, blusukan ke kampung, lokasi lain, itu kita ingin mengetahui menggali permasalahan yang ada di lapangan, di masyarakat," kata Jokowi saat berbincang dengan wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (22/1/2013).




Jokowi memaparkan blusukan yang dilakoninya selama ini adalah untuk mengetahui langsung masalah di lapangan. Dia menepis kritik yang menyebut blusukan hanya untuk pencitraan.

"Kita kan masuk ke kampung bukan aur- auran (asal-asalan -red), kita sudah lebih dulu survei ke sana. Persoalan yang ada, kita datang kesana untuk lihat bisa nggak selesaikan masalah. Ke Tanah Merah kita udah kesana beberapa kali, lihat sekarang, berjalan nggak sekarang. Kecil-kecil memang, tapi kalau nggak ditangani itu jadi persoalan besar," tutur mantan Wali Kota Solo ini.

"Kalau di kantor kejebak rutinitas. Tekan teken, kenapa nggak diserahkan ke bawah," tambahnya.

Meski kerap turun ke lapangan, Jokowi juga terus menyusun konsep untuk perbaikan Jakarta. Suami Iriana itu menggarap konsep dan usulan kebijakan di malam hari.

"Dipikir kita diam? Malam garap macam-macam, RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dan lain-lain, semua kita garap. Malam untuk enak mikir, paling enak malam untuk mikir," ujarnya.

Jokowi merasa semua masalah yang dihadapinya selama ini bisa diatasi. Tak ada masalah yang berat, semua enteng bagi ayah tiga anak itu.

"Nggak ada masalah yang paling bikin pusing, enteng semua, biasa aja. Ciyus (serius -red)," imbuh Jokowi.

sumber | iniunic.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/01/22/230759/2150123/10/jokowi-soal-100-hari-pemerintahannya-semua-masalah-enteng-ciyus?9922022

Sunday, January 20, 2013

Bahas Satu RUU, DPR Habiskan Rp20 Miliar

[Image: 183477_rapat-paripurna-ke-11_663_382.jpg]

Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menilai Dewan Perwakilan Rakyat telah melakukan pemborosan dengan mengalokasikan anggaran pembahasan satu Rancangan Undang-undang (RUU) hingga Rp20 miliar.

"Padahal pembahasan RUU APBN ini hanya membagi-bagi kapling yang ada dalam program atau anggaran kementerian/lembaga kepada anggota DPR yang mau," kata Koordinator Fitra, Uchok Sky Khadafi, saat jumpa pers di kantornya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu 30 Desember 2012.


Uchok menjelaskan, anggaran Rp20 miliar untuk RUU APBN kebanyakan dialokasikan untuk kegiatan rapat di hotel-hotel berbintang. "Rapat-rapat banyak dilakukan bersama badan anggaran DPR dengan biaya sampai Rp1,7 miliar. Untuk pencetakan, penjilidan, panja, tim perumus, itu sampai Rp1,2 miliar," ujarnya.


Selain itu, Uchok juga menilai ada pemborosan pembahasan RUU lain. Ia mencontohkan, pada Kementerian Keuangan yang mengalokasikan anggaran untuk RUU Dana Pensiun sebesar Rp819 juta, RUU bidang Pembiayaan dan Penjaminan sebesar Rp1,1 miliar, RUU tentang Usaha Penjaminan Rp521 juta, RUU Pasar Modal Rp1,2 miliar, RUU bidang Pembiayaan dan Penjaminan Rp4,1 miliar, dan RUU Lelang sebesar Rp2,6 miliar.

Sedangkan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk RUU tentang Penyempurnaan UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebesar Rp1 miliar. Di Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata terkait RUU Kebudayaan sebesar Rp1,5 miliar.


"Jadi adanya alokasi anggaran untuk sebuah RUU di pemerintah menandakan ada indikasi dobel anggaran untuk sebuah RUU. Karena ada alokasi anggaran RUU di DPR, ada juga di pemerintah," kayanya.


Wakil Ketua Komis I DPR, Tubagus Hasanuddin, menyatakan tak tahu urusan anggaran pembahasan RUU itu. "Kami hanya membuat program kegiatan seperti target RUU dan rencana kunjungan kerja. Semua program itu dicatat dan diserahkan kepada kesekretariatan yang mengatur pelaksanaan dan anggaran," kata politisi PDI Perjuangan ini saat dihubungi VIVAnews. "Jadi, kami tak membahas biaya."


Sementara itu Sekretaris Jenderal DPR, Nining Indra Saleh, belum bisa dihubungi untuk dimintai konfirmasi.




sumber | iniunic.blogspot.com

Stephen Chow Jadi Anggota MPR China Provinsi Guangdong




GUANGDONG - Seorang aktor ternama dari Hong Kong, Stephen Chow, ditunjuk menjadi anggota Komite Nasional Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China (CPPCC) di Provinsi Guangdong, China. Chow mengaku mulai tertarik dalam politik.

Selain tertarik menjadi politisi, aktor pemeran film Kung Fu Hustle itu merasa sangat terhormat bila terpilih menjadi anggota CPPCC. Meski demikian, pengangkatan Chow cukup menuai komentar, pasalnya, Chow adalah seorang aktor yang sibuk.

"Di mata para politisi, Stephen Chow hanyalah seorang aktor atau sutradara, namun dia sangat memperhatikan isu-isu lain di luar industri perfilman," ujar manajer Chow, seperti dikutip CNA, Kamis (17/1/2013).

Seperti diketahui, Pemerintah Daerah Guangdong seringkali mendepak para pejabat CPPCC yang tidak aktif. Beberapa anggota CPPCC Guangdong pun sering mundur karena sejumlah alasan.

Chow bukanlah selebriti pertama di China yang ditunjuk sebagai seorang anggota CPPCC. Selain Chow, beberapa artis lain seperti Gong Li dan sutradara Zhang Yimou juga sempat menjadi anggota CPPCC.

CPPCC merupakan organisasi yang melakukan koordinasi dengan sejumlah badan-badan politik di China, termasuk di antaranya adalah Komite Nasional. CPPCC juga terdiri dari sejumlah komite dari urusan ekonomi, pendidikan, agama, budaya dan lainnya.(AUL)


sumber | iniunic.blogspot.com

Saturday, January 19, 2013

Saat Jokowi mulai gunakan "ciyus miapah"


Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mulai belajar istilah bahasa gaul anak Jakarta. Pasalnya, mantan Wali Kota Surakarta ini melontarkan candaan pada awak media dengan kata-kata ciyus dan miapah.

Pada Jumat (18/1) malam saat Jokowi meninjau perbaikan tanggul jebol di Banjir Kanal Barat (BKB) jalan Latuharhary Jakarta Pusat, raut wajahnya begitu tegang ditambah pertanyaan wartawan yang membuatnya pusing. Saat itu, Politikus PDIP ini mengatakan pengerjaan tanggul tinggal 10 persen dan finishing.

Lantas, terlontar pertanyaan konyol dari wartawan apakah peresmian tanggul jebol akan dilakukan di Sency (Senayan City), Jokowi pun sempat bingung. Hal ini ditanyakan oleh wartawan, karena sore harinya Jokowi meluncurkan penerapan pajak online untuk Wajib Pajak DKI Jakarta di Sency.

"Apa tadi, Sency apa," kata Jokowi semalam (18/1) di Latuharhary Jakarta.

Kemudian, wartawan menerangkan bahwa Sency adalah kepanjangan dari Senayan City. Namun, secara spontan Jokowi langsung melontarkan kalimat 'ciyus' dan miapah yang membuat dirinya tertawa.

"Kalau ciyus, miapah,"kata Jokowi sembari tertawa.






 


Jokowi begitu lepas dan beban berat yang terpancar dari raut wajahnya secara tidak langsung berkurang. Selanjutnya, dia berjalan menuju mobilnya. Tetapi para TNI AD yang ikut membantu pengerjaan tanggul jebol menghampirinya dan menyalami Jokowi.

Setelah diajak salaman dan foto bersama Jokowi duduk di pinggiran taman dan ngobrol sejenak dengan salah satu wartawan. Tidak ada 15 menit, dia langsung menuju mobil dinasnya innova.

"Pada sudah makan belum, kalau belum ayo makan dulu makan di mana,"kata Jokowi kepada wartawan.

Lantas, Jokowi menginstruksikan kepada ajudannya untuk mengajak para wartawan makan dan dia melaju pulang ke rumah dinas.


sumber | iniunic.blogspot.com | http://www.merdeka.com/jakarta/saat-jokowi-mulai-gunakan-ciyus-miapah.html

Mensos Salim Segaf berdongeng di pengungsian korban banjir




Mensos Salim Segaf berdongeng di pengungsian korban banjir

Anak-anak yang berada di pengungsian wilayah Tanjung Duren ini merasa terhibur dengan dongeng yang diberikan Mensos. Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri sat tiba di posko pengungsi korban banjir dan dapur umum di wilayah Tanjung Duren Utara Kecamatan Grogol, Jakarta Barat, Jumat 

Anak-anak yang berada di pengungsian wilayah Tanjung Duren ini merasa terhibur dengan dongeng yang diberikan Mensos. 

Anak-anak yang berada di pengungsian wilayah Tanjung Duren ini merasa terhibur dengan dongeng yang diberikan Mensos. 

Anak-anak yang berada di pengungsian wilayah Tanjung Duren ini merasa terhibur dengan dongeng yang diberikan Mensos. 

Anak-anak yang berada di pengungsian wilayah Tanjung Duren ini merasa terhibur dengan dongeng yang diberikan Mensos.


sumber | iniunic.blogspot.com | http://www.merdeka.com/foto/peristiwa/140970/mensos-salim-segaf-berdongeng-di-pengungsian-korban-banjir-001-iqbal-s-nugroho.html

Friday, January 18, 2013

WHITE HOUSE, rumah presiden USA yang merubah PENAMPILAN PENGHUNI nya

PERBANDINGAN OBAMA 2009 dan SAAT INI

Metamorphosis: The image on the left shows President-elect Obama just days before being sworn into office in January 2009; picture on the right shows the president delivering a speech on the fiscal cliff last month
Metamorphosis: The image on the left shows President-elect Obama just days before being sworn into office in January 2009; picture on the right shows the president delivering a speech on the fiscal cliff last month 


ObamaObama

Ship-shape: Despite his weathered looks, Obama's doctors say he is in good psychical condition thanks to his vigorous exercise regimen


PERBANDINGAN GOERGE WALKER BUSH SEBELUM TINGGAL DI WHITE HOUSE DAN SESUDAH TINGGAL

Official portrait of President George W. Bush President George W. Bush

PERBANDINGAN BILL CLINTON SEBELUM TINGGAL DI WHITE HOUSE DAN SESUDAH TINGGAL


Bill ClintonBill Clinton


PERBANDINGAN ABRAHAM LINCOLN  SEBELUM TINGGAL DI WHITE HOUSE DAN SESUDAH TINGGAL

Abraham LincolnAbraham Lincoln



PADAHAL MEREKA HANYA 4 TAHUN LOH TINGGAL DI SANA....

HEBAT YAH WHITE HOUSE ITU .. BISA NGERUBAH JADI CEPET TUA ... HEHEHEEE....

Sampai Kapan Memaklumi Jokowi-Ahok?


Pasangan Jokowi-Ahok patut bersyukur. Meski hampir 100 hari memimpin DKI Jakarta belum ada tanda perubahan berarti, publik tetap memaklumi. Bersabar menanti Jakarta Baru yang dijanjikan saat kampanye lalu. Entah kapan terwujud.

Sikap 'bijak' publik Jakarta dapat terlihat dalam merespons banjir Jakarta yang berlangsung sejak Selasa (15/1/2013) lalu hingga Jumat (18/1/2013) ini. Respons itu terlihat saat Gubernur DKI Jakarta Jokowi menemui para pengungsi banjir di wilayah Jakarta. Jokowi tetap dielu-elukan warga.

Suasana yang sama juga tampak terlihat di dunia maya. Di jejaring sosial yang merupakan simbol kelompok menengah Jakarta, juga tak ada suara kritis terhadap kepemimpinan Jokowi-Ahok yang pada 22 Januari 2013 pekan depan akan genap berumur 100 hari.

Alih-alih suara kritis dari publik, tanda pagar (tagar) yang sempat menjadi trending topic di twitter justru #PrayforJakarta yang berisi suara simpati dan empati terhadap korban banjir Jakarta. Tak ada gugatan untuk Jokowi-Ahok.


Headline

Jokowi-Ahok terlanjur menjadi media darling dan public darling. Pemberitaan media massa nyaris menampilkan sosok sempurna dari pemimpin publik ini. Sisi human interest menonjol ketimbang sisi kontrol publik terhadap pasangan ini. Sikap pemakluman dengan bersoloroh "Jokowi-Ahok kan baru 100 hari menjabat, tidak tepat masalah ini ditumpahkan pada keduanya," demikian suara mayoritas yang mencuat dalam merespons banjir Jakarta.

Memang masalah Jakarta cukup kompleks. Tak terkecuali masalah banjir ini. Banjir tak hanya monopoli urusan DKI Jakarta. Ada peran pemerintah pusat serta daerah-daerah penyanggah Jakarta seperti Banten dan Jawa Barat. Namun ekspektasi besar tak bisa ditampik tertuju pada figur Jokowi-Ahok. Kemenangan Jokowi-Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta September lalu, menjadi bukti harapan ada di kedua pundak pemimpin itu.

Merujuk hasil hitung cepat yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) saat Pilkada DKI Jakarta 20 September 2012 lalu, publik memang memiliki persepsi tersendiri kepada Jokowi. Sebanyak 53 persen responden menilai Jokowi sosok yang peduli dan perhatian kepada rakyat, 48 persen responden menilai mampu memimpin Provinsi DKI Jakarta, 52 persen responden menilai bisa dipercaya dan 52 persen menilai Jokowi bersih dari korupsi.

Pakar psikologi politik Universitas Indonesia (UI) Hamdi Muluk menilai respons publik terhadap Jokowi karena menilai Gubernur DKI Jakarta dapat diharapkan dan diandalkan. Persepsi publik terhadap Jokowi seperti figur yang bersih. "Jejak rekam Jokowi bersih dan tokoh ini dapat diharapkan. Bukan karena jago teknisnya, tapi karena peduli dengan publik," kata Hamdi saat dihubungi INILAH.COM di Jakarta, Jumat (18/1/2013).

Dia menilai situasi yang terjadi saat ini merupakan bulan madu antara publik Jakarta dengan Jokowi. Sampai kapan bulan madu dengan Jokowi? Hamdi menilai hal itu tergantung Jokowi dalam public leadership. "Apakah memperlihatkan memenuhi ekspektasi publik atau tidak?" tambah Hamdi.

Menurut Hamdi, bulan madu menjadi sangat relatif tergantung kemajuan kinerja dan program kerja Jokowi. Beberapa program yang dicanangkan Jokowi ditunggu publik. "Publik melihat apakah ada kemauan atau tidak dalam mengusung perubahan dan berani ambil keputusan," tegas Hamdi. [mdr]


sumber | iniunic.blogspot.com | http://metropolitan.inilah.com/read/detail/1948863/sampai-kapan-memaklumi-jokowi-ahok#.UPlvASJu-1s

Thursday, January 17, 2013

oeharto Presiden Paling Sukses dan Paling Disukai Publik

JAKARTA--Presiden Indonesia mana yang paling disukai publik saat ini? Apakah Susilo Bambang Yudhoyono? Soeharto? Megawati Soekarnoputri? Atau Soekarno?
Hasil yang mungkin mengejutkan bagi sebagian orang, namun mungkin tidak bagi sebagian lain. Presiden Soeharto menempati urutan pertama sebagai presiden yang paling disukai publik.

Sebanyak 36,54 persen dari 1.200 responden di seluruh Indonesia memilih Presiden Soeharto. Di bawah Soeharto barulah SBY. Dan berturut-turut Soekarno, Megawati, dan BJ Habibie serta Gus Dur.

Sayangnya, rilis Indo Barometer ini tidak menyantumkan peta wilayah publik terhadap presiden yang mereka sukai. Apakah mayoritas publik yang memilih Soeharto berada di Jawa atau Sumatera atau Indonesia Timur.

Berkaitan dengan kesukaan publik itu pula, ketika responden ditanya presiden mana yang paling berhasil, maka jawabannya tetap pada Soeharto. SEbanyak 40,5 persen responden menilai di era Soeharto yang paling berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Urutan di bawahnya tetap, yaitu SBY-Soekarno-MEgawati-BJ Habibie, dan Gus Dur. Survei Indo Barometer ini memiliki margin error sebesar plus minus tiga persen.



sumber | iniunic.blogspot.com

Wednesday, January 16, 2013

Farhat serang Jokowi-Ahok soal banjir & macet di Jakarta



Pengacara Farhat Abbas kembali membuat 'gaduh' di dunia maya. Suami Nia Daniati itu kini menyerang Gubernur DKI Jakarta Jokowi dan wakilnya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas banjir dan macet yang terjadi di beberapa wilayah di Ibu Kota.

Lewat akun twitternya @farhatabbaslaw, Farhat menumpahkan semua uneg-uneg tentang banjir dan macet. Farhat menuding jika Jokowi dan Ahok belum bisa berbuat apa-apa untuk mengatasi banjir di Ibu Kota.

"Kalo Jkt masih macet dan banjir trus Mall gak boleh ditutup' tutup Aja kantor nya Joko dan ahok! Suruh pulang ke solo dan belitong," tulis Farhat dalam akun twitternya, Rabu (16/1).

"Terowongan Casablanca tidak bisa dilewati karena ketinggian air terus bertambah. Jalur ditutup, lalulintas dialihkan' Karena Jokoahok," kicau Farhat lagi.




Farhat serang Jokowi-Ahok soal banjir & macet di Jakarta

Farhat juga menulis tentang gaya kepemimpinan Jokowi yang terkenal dengan blusukannya itu.

"Hei ! Joko ahok, sedia payung sebelum hujan, bukan cari payung setelah banjir,"
"Semakin banjir dan macet Jakarta semakin senang Joko ahok blusukan gak perlu pakai payung asal byk media," kicau Farhat.

Beberapa pengguna twitter pun mencoba mengkritik balik Farhat yang mendeklarasikan diri sebagai capres muda itu. Namun hal itu tidak membuat surut Farhat untuk mengkritik Jokowi-Ahok.

"Banyak sekali pengamen,pengemis dan pemulung dijakarta,,, ciri khas Pemerintahan Joko ahok. Banjir Jakarta menambah hasil buat ojek payung kata Joko ahok," tulisnya lagi.

sumber | iniunic.blogspot.com | http://www.merdeka.com/peristiwa/farhat-serang-jokowi-ahok-soal-banjir-macet-di-jakarta.html

Monday, January 14, 2013

Kesalahan Jokowi-Ahok Versi Farhat Abbas


Farhat Abbas masih melanjutkan kicauannya soal Wakil Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di dunia nyata. Tak hanya itu, Gubernur DKI Joko Widodo ikut terseret.

Farhat mengkritik berbagai langkah yang pernah diambil pasangan pimpinan Jakarta tersebut. "Awal permasalahannya, saya melihat seorang figur pemimpin Jakarta yang sebenarnya dia adalah masalah Jakarta. Jakarta ini semakin macet dan semakin banjir. Tapi mereka banyak menggunakan hal-hal yang sifatnya iklan, blusukan dan pencitraan saja tidak henti- hentinya mulai dari perkenalan pertama kali di Jakarta sampai sekarang," kata dia kepada wartawan di Markas Polda Metro Jaya, Kamis 10 Januari 2013 malam.

Farhat mencontohkan kesalahan Jokowi-Ahok lewat pemberian parcel. "KPK larang para pejabat untuk menerima atau memberi parcel. Tapi ternyata Jokowi memanggil wartawan, lalu membagi-bagikan parcel kepada seluruh penjaga pintu air. Itu kan contoh yang tidak baik," ujarnya.

Lalu, dia mengkritik progam Kartu Jakarta Sehat dan Kartu Jakarta Pintar. "Mereka membuat masyarakat ini semakin miskin dan bertahan miskin." Dia mengeluhkan, bila di Jakarta bisa sekolah gratis dan berobat gratis, seluruh warga Indonesia akan tinggal di Jakarta.






 


Dia melanjutkan, "Menurut saya sebagai calon pimpinan bangsa ke depan, orang miskin, orang bodoh itu tidak perlu dipelihara. Itu adalah penyakit sosial yang harus diselesaikan, bukan dengan ide-ide digaji atau disejahterakaan oleh uang APBD."

Dia mempertanyakan ide Ahok membayar pemulung untuk membersihkan sampah. "Ide Ahol akan menggaji pemulung tidak logis dan tidak pantas, hanya untuk mencari pencitraan."

Terus, Farhat menganggap langkah Ahok mengunggah video rapat ke Youtube adalah bentuk kehilangan wibawa. "Dia mempermalukan semua pejabat yang ada di Jakarta lewat Youtube. Itu kan rahasia. Harusnya kalau dia memang betul-betul memiliki kewibawaan, tanpa Ahok merekam saja, dia akan dihormati dan anak buahnya akan takut." Lanjut lagi dia sebut pencitraan. "Kalau hanya sebagai pencitraan sekali doang, hasilnya tidak ada apa-apa."

Perkataan Farhat semakin tajam soal Ahok setelah dia dilaporkan oleh sesama pengacara, Ramdan Alamsyah, dan tokoh Tionghoa, Anton Medan ke Polda Metro Jaya. Kedua pelapor itu mengecam Farhat yang membuat buit rasis soal Ahok lewat jejaring sosial Twitter 9 Januari lalu.

Ahok menanggapi dingin "serangan" Farhat itu. Ahok justru kasihan dengan Farhat  karena kicauannya itu justru bisa menjadi bumerang. "Kasihan ya, hari gini masih ada aja yang kayak gitu," kata Ahok.


sumber | iniunic.blogspot.com | http://id.berita.yahoo.com/kesalahan-jokowi-ahok-versi-farhat-abbas-013522621.html

Nasdem No 1, Ini Nomor Urut Peserta Pemilu 2014


KPU telah mengadakan pengundian nomor urut partai peserta Pemilu 2014. Pengundian ini berlangsung seru, diselingi gelak tawa. Nomor urut 1 yang menjadi nomor favorit, jatuh ke tangan Nasdem.

Prosesi pengundian berlangsung di gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (14/1/2014). Sekjen setiap partai berdasar abjad maju ke depan untuk mengambil kertas nomor antrean undian, dengan didampingi oleh komisioner KPU. Setelah mendapatkan nomor antrean, para sekjen didampingi ketua umum baru mengambil nomor undian nomor urut partai. Ketua umum partai yang tidak hadir hanya Megawati dan Suryadharma Ali.




Berikut nomor urut partai berdasar hasil undian:

1. Nasdem
2. PKB
3. PKS
4. PDIP
5. Golkar
6. Gerindra
7. PD
8. PAN
9. PPP
10. Hanura


 Gaya Pimpinan Parpol Tembus Massa di KPU
 Gaya Pimpinan Parpol Tembus Massa di KPU
 Gaya Pimpinan Parpol Tembus Massa di KPU







Gaya Pimpinan Parpol Tembus Massa di KPU
Gaya Pimpinan Parpol Tembus Massa di KPUGaya Pimpinan Parpol Tembus Massa di KPU
 Gaya Pimpinan Parpol Tembus Massa di KPU
 Gaya Pimpinan Parpol Tembus Massa di KPU



sumber | iniunic.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/01/14/143619/2141551/10/nasdem-no-1-ini-nomor-urut-peserta-pemilu-2014

Sunday, January 13, 2013

Bersaing di Pilpres 2014, Ini Pesan Farhat Abbas untuk Rhoma Irama


Farhat Abbas rupanya punya rasa percaya diri tinggi untuk menjadi bakal calon presiden 2014. Advokat ini bahkan tak khawatir bila harus bersaing dengan Si Raja Dangdut Rhoma Irama yang juga ngebet menjadi capres.

"Ini persaingan. Bang Rhoma punya gitar untuk bernyanyi, tapi saya punya program riil. Sumpah pocong untuk tidak KKN dan gerakan aku Indonesia," kata Farhat saat dihubungi detikcom Minggu, (13/1/2013) malam.



http://www5.picturepush.com/photo/a/11942588/img/11942588.jpg

 

Bagi Farhat, Rhoma terlalu 'uzur' untuk maju sebagai bakal capres. "Saatnya yang muda yang memimpin. Yang muda mengambil alih kepemimpinan bangsa karena selama ini amanah yang diberikan dijalankan dengan sia-sia," sebut suami Nia Daniati ini.

Pria kelahiran Tembilahan, Riau, ini tak mau kalah dengan langkah politik Rhoma dengan melakukan safari ke para ulama dan kyai. "Kalau saya safarinya ke daerah-daerah konflik dan bermasalah seperti Poso, Aceh dan daerah lainnya," tuturnya.

Sebelumnya, pengacara kondang itu memang telah menyatakan diri sebagai Capres 2014 dengan visi memajukan seni budaya bangsa. Meski belum diketahui dari partai apa pengacara muda itu akan nyapres.



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlTT45U1l1QgC1nuRi5G1HW3JGLQHXW89Niy02zFJHOtwboi381Kosa9pXcedxd9TdEoP9Lkn7oJsrDRi6Lh16QPHGbQTCBv79hEX7PrG3-ZOc-SUN5H8kxKGm00zx6MKuDRKXvMg5H0QO/s640/farhat-abbas-IniKabarKu.jpg

 

"Saya siap maju sebagai capres muda. Saya ingin memajukan seni budaya bangsa Indonesia," terang Farhat Rabu (26/12/2012).

Bahkan, Farhat juga sudah memasang beberapa baliho fotonya dengan tulisan 'Wajib Sumpah Pocong untuk Tak Korupsi dan Tak KKN'. Farhat menilai hal itu sebagai komitmen pejabat agar tak korupsi.

"Saya jadi capres siap sumpah pocong. Calon pejabat juga harus berani sumpah pocong," ucapnya.





Bersaing di Pilpres, Ini Pesan Farhat Abbas untuk Rhoma Irama





Farhat Abas rupanya sangat percaya diri maju pilpres 2014. Ia yakin bisa mengungguli saingannya Rhoma Irama yang juga ngebet ingin nyapres.

Bagi Farhat, Rhoma terlalu 'uzur' untuk maju sebagai bakal capres. "Saatnya yang muda yang memimpin. Yang muda mengambil alih kepemimpinan bangsa karena selama ini amanah yang diberikan dijalankan dengan sia-sia," Kata Farhat saat dihubungi detikcom Minggu, (13/1/2013) malam.

Farhat lantas berpesan agar Rhoma berpikir ulang dengan pencalonannya. Indonesia kata dia butuh pemimpin muda yang bisa mengatasi persoalan klasik seperti kemiskinan dan kebodohan.

"Pesan buat Bang Rhoma, jangan fokus ke lagu dangdut tapi fokus ke persoalan-persoalan itu. Jangan sampai kayak Jokowi banyak janji di kampanye, tapi nggak terealisasi," sindir Farhat di akhir perbincangan.

Sebelumnya, pengacara kondang itu memang telah menyatakan diri sebagai Capres 2014 dengan visi memajukan seni budaya bangsa. Meski belum diketahui dari partai apa pengacara muda itu akan nyapres.

"Saya siap maju sebagai capres muda. Saya ingin memajukan seni budaya bangsa Indonesia," terang Farhat Rabu (26/12/2012).

Bahkan, Farhat juga sudah memasang beberapa baliho fotonya dengan tulisan 'Wajib Sumpah Pocong untuk Tak Korupsi dan Tak KKN'. Farhat menilai hal itu sebagai komitmen pejabat agar tak korupsi.

"Saya jadi capres siap sumpah pocong. Calon pejabat juga harus berani sumpah pocong," ucapnya.







 http://us.images.detik.com/content/2013/01/13/157/baleho-3.jpg 

http://us.images.detik.com/content/2013/01/13/157/baleho-cover.jpg 

http://images.detik.com/content/2013/01/13/157/baleho-1.jpg


 







 FARHAT VERSUS RHOMA .... 

"TERLALU" !!! 






http://klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2012/12/02/121867/540x270/baliho-besar-bertulis-039rhoma-for-presiden039.jpg




http://klimg.com/merdeka.com/i/w/photonews/2012/12/02/121867/640x320/baliho-besar-bertulis-039rhoma-for-presiden039-001-mudasir.jpg?1234


sumber | iniunic.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/01/14/075537/2140979/10/farhat-siap-bersaing-dengan-rhoma-di-pilpres-2014?991104topnews