Showing posts with label Dunia Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Dunia Pendidikan. Show all posts

Tuesday, January 29, 2013

Indonesia Alami Krisis Pendidikan






Penulis : Ester Lince Napitupulu | Minggu, 27 Januari 2013 | 21:17 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia mengalami krisis pendidikan dengan hasil pendidikan yang konsisten berada di peringkat bawah dalam beberapa riset internasional. Karena itu, pemerintah diminta untuk mengakaji secara serius dalam menemukan masalah mendasar yang terjadi antara kebijakan dengan praksis pendidikan di lapangan, termasuk di dalam ruang kelas.

Spoilerfor :
Pendidikan Indonesia menghadapi tantangan untuk mampu menghasilkan lulusan yang mampu berpikir, bukan sekadar ingin cepat lulus dan mendapat gaji besar.


"Hasil-hasil riset internasional yang penting seperti PISA dan TIMSS menunjukkan Indonesia konsisten di bawah dalam kemampuan siswa di bidang matematika, sains, dan membaca. Kenyataan ini seharusnya menumbuhkan sense of crisis kita soal pendidikan. Kita perlu meneropong apa yang terjadi di ruang kelas. Sebab, apa yang terjadi di lapangan adalah produk kebijakan pendidikan yang memang banyak bermasalah," kata Elin Driana, praktisi pendidikan yang mendalami bidang riset dan evaluasi di Jakarta, Minggu (28/1/2013).

Persoalan tersebut dalam focus group discussion dengan topik "Wajah Pendidikan Indonesia" yang dilaksanakan Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) di Jakarta pekan ini. Ahmad Muchlis, pengajar Matematika di ITB, rendahnya kemampuan anak-anak Indonesia dalam pendidikan sains dan matematika berimplikasi pada tataran individu dan kolektif.

"Dalam pengambilan keputusan memilih perangkat teknologi, mislanya, lebih memilih pada tampilan dan harga dibandingkan kegunaan, dan juga rentan terhadap isu atau rumor. Secara kolektif, terjadi ketergantungan teknologi, serta sulit memecahkan masalah kesehatan dan lingkungan," kata Ahmad.

Wayan Mesinario, alumni ITB yang bergerak di bidang enegeri dan sumber daya mineral (ESDM), mengatakan pendidikan Indonesia masih lemah dalam menghasilkan entrepreneur yang berilmu dan berionovasi yang mampu menciptakan lapangan kerja. Padahal, pemerintah melalui pendidikan bisa merencanakan kebutuhan peneliti profesional, pekerja, perencana, eksekutor, pemelihara, operator, dan entrepreneur.

"Kami kesulitan mencari pelaku di bidang bisnis ESDM. Padahal potensinya luar biasa. Perguruan tinggi harus diarahkan untuk bisa menciptakan entrepreneur yang berilmu dan berinovasi, bukan sekadar berani jadi pekerja," kata Wayan.

Krisis bidang pendidikan yang dialami Indonesia ini dinilai juga akibat kondisi guru yang belum berkualitas. Apriliana, alumni ITB lainnya, mengatakan perbaikan pendidikan di Indonesia tidak menyasar pada fondasi utama yakni guru.

Saat ini, guru sudah tidak lagi menjadi hidden curriculum akibat kualitas penyiapan dan pendidikan guru yang memprihatinakan yang dimulai di tingkat dasar. Abah Rama, alumni ITB yang mendalami pemetaan talenta, mengatakan dari survei yang pernah dilakukan terhadap 1.400 guru di DKI Jakarta, hanya sekitar 25 persen yang bertalenta menjadi guru. "Jadi ada masalah dalam passion guru sendiri. Masalah ini perlu diperhatikan," kata Abah Rama.

Menurut Abah Rama, dalam pendidikan dewasa ini, kompetensi sikap memang yang terutama. Disusul keahlian dan pengetahuan, tergantung pekerjaannya. "Selanjutnya yang tak kalah penting dikembangkan kememapun untuk mengetahui talenta tiap orang, misal untuk mengetahui dalam menyiapkan pemimpin atau entrepreneur," ujarnya.

Djoko Santoso, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan yang juga mantan Rektor ITB mengatakan pendidikan Indonesia menghadapi tantangan untuk mampu menghasilkan lulusan yang mampu berpikir, bukan sekadar ingin cepat lulus dan mendapat gaji besar. "Kondisi pendidikan di Indonesia memang disparitasnya besar. Kita juga menghadapi tantangan untuk mengembangkan sains, teknik, dan pertanian yang dapat mendorong kemajuan bangsa," kata Djoko.

Dalam kaitan dengan pendidikan guru, kata Djoko, pemerintah mendorong keras lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) untuk meningkatkan kualitas. "Guru kita sekarang ini mengalami krisis kehilangan 'keguruannya'.Menjadi guru lebih dianggap sebagai pekerjaan dibandingkan panggilan dari hati," kata Djoko.

http://edukasi.kompas.com/read/2013/...campaign=Kknwp

ternyata permasalahan pendidikan di indonesia sungguh komplek, mulai dari kebijakan, guru, siswa, tentu ini berkaitan dengan sistem pendidikan yang diantara mereka tidak dapat di pisahkan, di satu sisi sub sistem baik dan mendukung namun di sisi lain ada sub sistem yang tidak mendukung, ini menyebabkan pendidikan berjalan pincang. terlebih lagi akhir-akhir ini profesi guru bukan di anggap sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, malah dengan iming-iming sertifikasi mereka berpola pikir sebagai pekerja untuk uang.

sumber | iniunic.blogspot.com | http://www.kaskus.co.id/thread/510540c4e574b4c515000012

Tips-Tips Belajar Efektif Jelang Ujian


JAKARTA - Menyongsong tahun yang baru, setiap orang pun memiliki resolusi. Satu yang pasti, kita berjanji untuk menjadi pribadi lebih baik di tahun yang baru. Demikian pula dalam kehidupan perkuliahan. Para mahasiswa pun berniat menyelesaikan perkuliahan dalam waktu singkat serta memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang memuaskan.
Untuk mewujudkan keinginan tersebut, kita pun harus mengevaluasi. Sudahkah efektifkah cara kita belajar? Menurut Wikihow, Senin (31/12/2012) terdapat beberapa tips cara belajar yang efektif.



Buat jadwal

Buatlah jadwal yang jelas untuk kegiatan sehari-hari termasuk durasi di tiap kegiatan. Mulai dari bangun tidur, belajar, istirahat, makan, hingga tidur malam.

Tuliskan kembali

Menulis kembali catatan Anda adalah cara belajar terbaik, terutama bagi Anda yang merupakan pembelajar kinestetik. Mind mapping adalah cara paling efektif untuk belajar. Sebab, ketika Anda kembali menulis sesuatu, Anda akan berpikir tentang apa yang Anda tuliskan dan mengapa Anda menulis itu. Dengan menulis kembali, memori Anda kembali disegarkan. Oleh karena itu, bacalah catatan perkuliahan Anda satu bulan lalu dan tuliskan kembali materi yang Anda pelajari dan akan ke luar dalam ujian Anda. Sehingga ketika hari H Anda tidak lagi bingung harus menjawab pertanyaan tersebut.

Temukan jam belajar yang tepat

Jangan belajar ketika Anda dalam keadaan lelah. Lebih baik belajar selama dua jam satu hari daripada mencoba menjejalkan semua materi ujian hingga jam dua dini hari. Sebab, Anda justru tidak akan mengingat banyak hal dan cenderung berhenti sebelum mempelajari materi yang dibutuhkan.

Jangan belajar tergesa-gesa

Menjejalkan berbagai materi perkuliahan pada malam sebelum hari ujian terbukti tidak berguna, karena informasi yang Anda dapatkan sangat banyak sehingga tidak mungkin untuk dapat menghafal sama sekali. Belajar sebelum dan pergi di atasnya beberapa kali benar-benar adalah cara terbaik untuk mempelajari materi, apalagi materi seperti sejarah dan mata pelajaran yang berhubungan dengan teori.

Subyek studi

Cara belajar pun dipengaruhi oleh materi perkuliahan yang kita pelajari. Untuk mata kuliah yang bersifat teori Anda mungkin cukup membaca, memahami, ataupun menghafal buku pegangan maupun catatan Anda. Namun, untuk mata kuliah yang memiliki unsur hitungan, Anda perlu mengerjakan contoh kasus sehingga dapat membantu membuka pikiran Anda jika soal serupa dikeluarkan dalam ujian.

Lingkungan

Lingkungan tempat Anda belajar akan mempengaruhi efektivitas belajar tersebut. Setiap orang memiliki faktor pendukung berbeda dalam mempermudah mereka memahami materi ujian. Ada yang nyaman dengan belajar sambil ditemani musik favorit adapula yang mudah menyerap materi sambil makan.

Namun, perlu diingat, saat memilih musik sebagai pengiring belajar, pilihlah musik yang menenangkan. Jangan pula memilih lagu-lagu kesukaan yang justru membuat kita terus bernyanyi sepanjang waktu belajar.

Tanpa disadari, kebersihan lingkungan sekitar kita belajar ternyata dapat mempengaruhi efektivitas belajar. Maka, bersihkan terlebih dahulu lokasi kita belajar terutama dari benda-benda yang dapat mengalihkan perhatian kita selama belajar.

Pencahayaan yang tepat

Belajar dalam ruangan dengan pencahayaan yang redup akan membuat mata Anda tegang sehingga mengurangi konsenterasi dalam belajar. Statistik mengatakan, sebesar 75 persen belajar dan fokus yang lebih baik jika berada di ruang cerah dengan sedikit gangguan.

Televisi

TV merupakan gangguan saat kita akan belajar. Maka, jauhkan diri dari TV maupun bentuk godaan hiburan lainnya yang dapat mengganggu konseterasi kita dalam belajar.

Istirahat sejenak

Anda tetap memerlukan relaksasi ketika belajar. Untuk itu, ambillah jeda sejenak untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran Anda. Namun, jangan terbuai istirahat terlalu lama sehingga lupa melanjutkan tujuan utama Anda.

Buatlah rencana

Selalu membuat rencana sebelum Anda mulai belajar. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah Anda menyelesaikan materi-materi yang lebih mudah terlebih dulu sebelum berlanjut ke materi yang lebih sulit. Dengan demikian, Anda dapat menghabiskan waktu yang berkualitas pada pelajaran sulit tanpa mengeluh.

Review

Ketika Anda selesai mempelajari satu halaman catatan Anda, lakukan review atas apa yang telah Anda baca sebelum melanjutkan ke halaman berikut. Tanyakan pada diri Anda pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan materi pada halaman tersebut untuk melihat apakah Anda sudah ingat apa yang baru saja Anda pelajari.

Minta bantuan

Ketika menemukan materi perkuliahan yang sulit kita pahami, mintalah bantuan kepada mereka yang lebih paham, seperti teman, orangtua, kakak, maupun sang dosen.

Hari H

Saat hari ujian, baca sekilas catatan Anda untuk menyegarkan informasi yang telah tersimpan dalam memori otak Anda.



sumber | iniunic.blogspot.com | http://www.kaskus.co.id/thread/50e2323d582acf205700001d

Saturday, January 26, 2013

[EVENT] SATELITE14TH | SMK Telkom Sandhy Putra Jakarta Present |


 Mohon Izin mimin & momod untuk MengInformasikan tentang Event ini   . Tolong di baca dengan seksama ya gan^^
Spoilerfor SATELITE Event:
Sandhy Putra Cup


Apaan tuh SATELITE14TH gan ?
Spoilerfor Satelite14th:
Satelite14th (Sport, Art, and Education in Telecommunication Institute) adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh OSIS SMK Telkom Sandhy Putra Jakarta, sebagai wadah kreatifitas dan hiburan dikalangan siswa SMP dan SMA/K se-JABODETABEK dalam rangka merayakan HUT Yayasan Sandhykara Putra yang ke-32. Konsep Satelite14th adalah perpaduan Olahraga,
Kesenian-Budaya dan Pendidikan. Acara ini diikuti oleh ± 900 Siswa SMK Telkom Sandhy Putra Jakarta dan pengunjung dari luar mencapai 1000-1500 pertahunnya.

Wih keliatannya seru tuh gan!
Di SATELITE14TH nanti ada apa aja sih gan?
Spoilerfor Satelite14th:
Di Satelite14th ada banyak Acara :

1. Sandhy Putra CUP
Penjelasan sedikit tentang Sandhy Putra Cup : Sandhy Putra CUP adalah ajang unjuk kebolehan dalam bidang olahraga, seni, dan pendidikan bagi siswa SMP dan SMA/K se-JABODETABEK yang menunjang sportifitas dan kreatifitas. Jenis-jenis kompetisi yang akan dilaksanakan pada Sandhy Putra CUP adalah :
SMP : Futsal | Basket | Saman | PMR | Paskibra | Instalasi Modem |
SMA/K : Futsal | Basket | Saman | PMR | Paskibra | Design Grafis | Rally Photo | English Debate | Band | Instalasi Modem |
Untuk Sandhy Putra Cup dilaksanain dari tanggal 23 Februari(opening) - 13 April 2013 gan! dan untuk Pendaftaran Lomba kita udah buka dari Sekarang gan! pendaftaran ditutup tanggal 9 Februari 2013! Ayo jangan sampai ketinggalan bagi agan" yang Sekolah SMA/K maupun SMP yang punya bakat galang kreatifitas kalian disini
2. Charity And Fun Selain acara perlombaan dalam Satelite14th
terdapat acara CHARITY yang merupakan aksi social yang dilakukan oleh siswa/i untuk mendonorkan darahnya. Acara ini ditujukan untuk meningkatkan kepedulian kita
terhadap sesama dan meningkatkan solidaritas dan kepedulian sesama kalangan pelajar.

3. Seminar
Satelite tidak hanya mengadakan perlombaan tetapi di Satelite juga mengadakan seminar interaktif yang bertujuan untuk memperluas wawasan yang diperlukan untuk menjadi wadah penampung pembinaan mentalitas dan ajang memperkaya diri dengan ilmu pengetahuan dengan target peserta dari kalangan umum dan pelajar yang akan diadakan di Gor Soesilo soedarman di SMK Telkom Sandhy Putra Jakarta. Seminar ini dibuka untuk Umum loh gan  Jadi Jangan sampe ketinggalan .

4. Closing
Nah! ini acara puncaknya gan! acara ini dibuka untuk umum. Di acara ini akan ada Live Performance dari Guest Star dan Band Audisi gan yang pastinya keren-keren! dan juga ada Bazaar yang juga ikut meramaikan acara penutupan Satelite14th.


Foto-foto Kemeriahan di event Satelite sebelumnya
Spoilerfor foto:










Pastinya Event Satelite Kali ini bakal Ga kalah Meriahnya Gan!



Nah! Jadi bagi agan" yang masih duduk di bangku SMA/K maupun SMP dan merasa kalian berbakat, Ayo raih juara dan adu bakat kalian di SATELITE14th! galang kreatifitas kalian!  Pendaftaran ditutup tanggal 9 Februari 2013 Jangan sampai Ketinggalan!!! *LIMITEDPLACED* untuk pendaftaran kalian juga bisa langsung datang ke SMK Telkom Sandhy Putra Jakarta di Jl.Daan Mogot km.11 Jakarta Barat


FOR MORE INFO : TWITTER : @satelite14th *cek Favoritenya Gan*
Spoilerfor CONTACT PERSON:
Contact Person :
Hariz : 085715356720
Aji : 08889957061




sumber | iniunic.blogspot.com | 

Thursday, January 24, 2013

[HOT] Di Pintu Gerbang Fakultas Hukum Universitas Harvad Tertulis Ayat Suci Al-Quran

Surat AN NISAA ayat 135: Wahai orang-orang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun, terhadap dirimu sendiri atau ibu, bapak dan kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemasalahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan kata-kata atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang engkau kerjakan. 


Universitas Harvard menukil salah satu ayat Al-Quran sebagai bentuk penghormatan. Universitas tertua di Amerika Serikat itu mengukirkan petikan ayat Quran di gerbang masuk Fakultas Hukum.
”Fakultas Hukum, universitas Harvard menyebut ayat suci sebagai salah satu ekspresi terhebat tentang keadilan sepanjang sejarah,” tulis surat kabar Arab Saudi ‘Ajel’ seperti dikutip Emirates247.
Ayat Alquran itu diukir di tembok yang menghadap pintu masuk utama Fakultas Hukum Harvard. Seperti ditulis Ajel, Harvard mengabadikan ayat tersebut sebagai kata-kata terbaik tentang keadilan. Ayat yang dimaksud adalah kutipan dari surat An Nisa ayat 135.
Adalah mahasiswa Arab Saudi yang sedang menimba ilmu di Universitas Harvard, Abdullah Jumma, yang menyadari bahwa tulisan yang terpampang di gerbang masuk Fakultas Hukum itu merupakan petikan ayat Alquran.
Jumma langsung menyebarkan foto tulisan ayat alquran tersebut lewat jejaring sosial Twitter. ”Saya yakin ayat alquran telah ditulis oleh Fakultas Hukum yang menggambarkan salah satu ekspresi terhebat tentang keadilan dalam sejarah,” kata Jumma.
Universitas Harvard didirikan di Cambridge, Massachusetts, pada 1636. Harvard merupakan perguruan tinggi tertua di Amerika Serikat




sumber | iniunic.blogspot.com | 

Bocah yang Menggemparkan Kampus UI




Perawakan dan tampangnya memang mirip anak baru lulus SMA, tapi siapa sangka bocah bernama Big Zaman ini sudah diwisuda September tahun lalu dari Kampus yang identik dengan yellow jacket-nya. Menariknya, dari sosoknya yang sederhana tersimpan pengalaman hidup yang begitu menginspirasi.

Mau tahu kisah seorang Big yang menggugah hingga ia didaulat menyampaikan 'Graduation Speech' saat wisuda tahun lalu di Balairung UI? Ini dia kisahnya:

Betapa indah pertolongan Alloh, tanpa cinta-Nya Barangkali seorang anak laki-laki itu sudah berhenti di tengah-tengah pendidikannya. Selalu saja ada orang yang mau membiayai sekolahnya dari kepala sekolah SD-nya, seorang pemilik restoran yang tidak diketahui dari mana asalnya, hingga alumni SMAN 5 Surabaya rajin terus menebus uang sekolahnya sejak SD hingga SMA.

Barangkali anak laki-laki itu tidak pernah berpikir untuk melanjutkan kuliahnya bila Allah tidak mengirimkan teman-teman SMA yang sangat tidak logis  yang sering kali membantunya dan di akhir kelas 3 SMA mau patungan sekelas hanya untuk membiayai uang bimbingan belajarnya.

Betapa ajaib nikmat dariNya ketika anak laki-laki ini yang sudah diterima di kampus idamannya UI, namun nyaris gagal berangkat ke Jakarta karena masalah ongkos. Apa jadinya bila Allah tidak mengutus sahabat terbaik beserta keluarganya yang murah hati yang tiba-tiba datang menjemput ke rumah dan menaikkan anak kampungan ini untuk naik pesawat pertama kalinya! Ya, ke Jakarta!

Bahkan ketika sampai di asrama UI, tempat pertama kali menginjakkan kaki di kampus itu , anak laki-laki itu hanya bermodalkan tiga stel baju celana plus ijazah di tangan, mengalami sulitnya di masa-masa awal. Ya, lagi-lagi Allah mengirimkan keluarga pertama ASUI yang saat itu datang berkunjung dan membawakan setenteng kantong plastik besar Ramayana berisi baju, sepatu, tas, dan sejumlah uang agar ia dapat tinggal dengan nyaman. Allahu rabbi..
Saat itu pula, bisa jadi si anak laki-laki itu sudah di-DO sebelum memasuki perkuliahan karena 700 ribu uang DKFM yang belum dibayarkannya. Namun lagi-lagi rasanya Allah ingin membisikkan di telingaku,

“Kamu tidak sendiri, Big..”

Begitulah Allah, dengan rasa cintaNya yang begitu besar menyelamatkan masa depan bocah cungkring itu. Kali ini seorang sosok mulia itu tiba-tiba memanggil saya yang sedang menangis di sekretariat untuk masuk ke ruangannya. Dengan lembut beliau menenangkan lalu mengatakan,

“Semua akan baik-baik saja, kamu jangan takut ya Big..”

Nol rupiahnya uang pangkal dan uang semester pun akhirnya dilengkapi dengan lunasnya DKFM saya saat itu. Mata saya pun tmeleleh setiap mengingat kejadian bersama ibu yang selalu saya cintai, yang hingga saat ini pun masih memperjuangkan mahasiswa-mahasiswa yang kurang beruntung seperti saya. Terimakasih Bu..


Terima kasih kepada dua bidadari cantik yang hadir di wisuda saya kemarin, mereka adalah ibu dan mbak yang terus memberikan doa tertulusnya tak pernah henti. Dan tentu sosok yang akan selalu saya kagumi, almarhum Bapak yang dari dulu selalu meyakini, suatu saat saya pasti jadi sarjana, jadi orang pinter, jadi orang besar di zaman yang besar nanti, begitu kan Pak doamu dalam namaku?

Ya, tulisan ini hanya sebuah titik dari sejumlah syukur yang ingin ku haturkan padaMu Allah. Yang selalu punya rencana terbaik dibalik semua rencana terbaik yang telah kumiliki..

Maka kugoreskan rencanaku selanjutnya dengan pensil ya Allah, dan seperti biasa kan kuberikan penghapusnya kepadaMu agar Kau dapat hapuskan yang tidak perlu dan menggantinya dengan skenario yang lebih, lebih, dan lebih baik!
-----
Hikmah:
Begitulah cara Alloh memperlakukan hamba-hambaNya yang sungguh bersungguh-sungguh meraih impian mulianya apalagi untuk menuntut ilmu. Akan dibukakan seribu satu jalan untuk menggapainya. Yakinlah! kisah Big semoga mampu menyemangati kita untuk terus berikhtiar tanpa batas.




sumber | iniunic.blogspot.com | 

Tuesday, January 22, 2013

Di Jepang, Sekolah dasar mengajarkan MORAL, di Indonesia mengajarkan ILMU TEKNOLOGI



Anak saya bersekolah di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) kota Tokyo, Jepang. Pekan lalu, saya diundang untuk menghadiri acara “open school” di sekolah tersebut. Kalau di Indonesia, sekolah ini mungkin seperti SD Negeri yang banyak tersebar di pelosok nusantara. Biaya sekolahnya gratis dan lokasinya di sekitar perumahan.
Pada kesempatan itu, orang tua diajak melihat bagaimana anak-anak di Jepang belajar. Kami diperbolehkan masuk ke dalam kelas, dan melihat proses belajar mengajar mereka. Saya bersemangat untuk hadir, karena saya meyakini bahwa kemajuan suatu bangsa tidak bisa dilepaskan dari bagaimana bangsa tersebut mendidik anak-anaknya.
Melihat bagaimana ketangguhan masyarakat Jepang saat gempa bumi lalu, bagaimana mereka tetap memerhatikan kepentingan orang lain di saat kritis, dan bagaimana mereka memelihara keteraturan dalam berbagai aspek kehidupan, tidaklah mungkin terjadi tanpa ada kesengajaan. Fenomena itu bukan sesuatu yang terjadi “by default”, namun pastilah “by design”. Ada satu proses pembelajaran dan pembentukan karakter yang dilakukan terus menerus di masyarakat.
Dan saat saya melihat bagaimana anak-anak SD di Jepang, proses pembelajaran itu terlihat nyata. Fokus pendidikan dasar di sekolah Jepang lebih menitikberatkan pada pentingnya “Moral”. Moral menjadi fondasi yang ditanamkan “secara sengaja” pada anak-anak di Jepang. Ada satu mata pelajaran khusus yang mengajarkan anak tentang moral. Namun nilai moral diserap pada seluruh mata pelajaran dan kehidupan.
Sejak masa lampau, tiga agama utama di Jepang, Shinto, Buddha, dan Confusianisme, serta spirit samurai dan bushido, memberi landasan bagi pembentukan moral bangsa Jepang. Filosofi yang diajarkan adalah bagaimana menaklukan diri sendiri demi kepentingan yang lebih luas. Dan filosofi ini sangat memengaruhi serta menjadi inti dari sistem nilai di Jepang.
Anak-anak diajarkan untuk memiliki harga diri, rasa malu, dan jujur. Mereka juga dididik untuk menghargai sistem nilai, bukan materi atau harta.

Di sekolah dasar, anak-anak diajarkan sistem nilai moral melalui empat aspek, yaitu Menghargai Diri Sendiri (Regarding Self), Menghargai Orang Lain (Relation to Others), Menghargai Lingkungan dan Keindahan (Relation to Nature & the Sublime), serta menghargai kelompok dan komunitas (Relation to Group & Society). Keempatnya diajarkan dan ditanamkan pada setiap anak sehingga membentuk perilaku mereka.

Pendidikan di SD Jepang selalu menanamkan pada anak-anak bahwa hidup tidak bisa semaunya sendiri, terutama dalam bermasyarakat. Mereka perlu memerhatikan orang lain, lingkungan, dan kelompok sosial. Tak heran kalau kita melihat dalam realitanya, masyarakat di Jepang saling menghargai. Di kendaraan umum, jalan raya, maupun bermasyarakat, mereka saling memperhatikan kepentingan orang lain. Rupanya hal ini telah ditanamkan sejak mereka berada di tingkat pendidikan dasar.
Empat kali dalam seminggu, anak saya kebagian melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga. Ia harus membersihkan dan menyikat WC, menyapu dapur, dan mengepel lantai. Setiap anak di Jepang, tanpa kecuali, harus melakukan pekerjaan-pekerjaan itu. Akibatnya mereka bisa lebih mandiri dan menghormati orang lain.
Kebersahajaan juga diajarkan dan ditanamkan pada anak-anak sejak dini. Nilai moral jauh lebih penting dari nilai materi. Mereka hampir tidak pernah menunjukkan atau bicara tentang materi. Anak-anak di SD Jepang tidak ada yang membawa handphone, ataupun barang berharga. Berbicara tentang materi adalah hal yang memalukan dan dianggap rendah di Jepang.

Keselarasan antara pendidikan di sekolah dengan nilai-nilai yang ditanamkan di rumah dan masyarakat juga penting. Apabila anak di sekolah membersihkan WC, maka otomatis itu juga dikerjakan di rumah. Apabila anak di sekolah bersahaja, maka orang tua di rumah juga mencontohkan kebersahajaan. Hal ini menjadikan moral lebih mudah tertanam dan terpateri di anak.
Dengan kata lain, orang tua tidak “membongkar” apa yang diajarkan di sekolah oleh guru. Mereka justru mempertajam nilai-nilai itu dalam keseharian sang anak.
Saat makan siang tiba, anak-anak merapikan meja untuk digunakan makan siang bersama di kelas. Yang mengagetkan saya adalah, makan siang itu dilayani oleh mereka sendiri secara bergiliran. Beberapa anak pergi ke dapur umum sekolah untuk mengambil trolley makanan dan minuman. Kemudian mereka melayani teman-temannya dengan mengambilkan makanan dan menyajikan minuman.
Hal seperti ini menanamkan nilai pada anak tentang pentingnya melayani orang lain. Saya yakin, apabila anak-anak terbiasa melayani, sekiranya nanti menjadi pejabat publik, pasti nalurinya melayani masyarakat, bukan malah minta dilayani.
Saya sendiri bukan seorang ahli pendidikan ataupun seorang pendidik. Namun sebagai orang tua yang kemarin kebetulan melihat sistem pendidikan dasar di SD Negeri Jepang, saya tercenung. Mata pelajaran yang menurut saya “berat” dan kerap di-“paksa” harus hafal di SD kita, tidak terlihat di sini. Satu-satunya hafalan yang saya pikir cukup berat hanyalah huruf Kanji. Sementara, selebihnya adalah penanaman nilai.
Besarnya kekuatan industri Jepang, majunya perekonomian, teknologi canggih, hanyalah ujung yang terlihat dari negeri Jepang. Di balik itu semua ada sebuah perjuangan panjang dalam membentuk budaya dan karakter. Ibarat pohon besar yang dahan dan rantingnya banyak, asalnya tetap dari satu petak akar. Dan akar itu, saya pikir adalah pendidikan dasar.
Sistem pendidikan Jepang seperti di atas tadi, berlaku seragam di seluruh sekolah. Apa yang ditanamkan, apa yang diajarkan, merata di semua sekolah hingga pelosok negeri. Mungkin di negeri kita banyak juga sekolah yang mengajarkan pembentukan karakter. Ada sekolah mahal yang bagus. Namun selama dilakukan terpisah-terpisah, bukan sebagai sistem nasional, anak akan mengalami kebingungan dalam kehidupan nyata. Apalagi kalau sekolah mahal sudah menjadi bagian dari mencari gengsi, maka satu nilai moral sudah berkurang di sana.
Di Jepang, masalah pendidikan ditangani oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olah Raga, dan Ilmu Pengetahuan Jepang (MEXT) atau disebut dengan Monkasho. Pemerintah Jepang mensentralisir pendidikan dan mengatur proses didik anak-anak di Jepang. MEXT menyadari bahwa pendidikan tak dapat dipisahkan dari kebudayaan, karena dalam proses pendidikan, anak diajarkan budaya dan nilai-nilai moral.
Mudah-mudahan dikeluarkannya kata “Budaya” dari Departemen “Pendidikan dan Kebudayaan” sehingga “hanya” menjadi Departemen “Pendidikan Nasional” di negeri kita, bukan berarti bahwa pendidikan kita mulai melupakan “Budaya”, yang di dalamnya mencakup moral dan budi pekerti.
Hakikat pendidikan dasar adalah juga membentuk budaya, moral, dan budi pekerti, bukan sekedar menjadikan anak-anak kita pintar dan otaknya menguasai ilmu teknologi. Apabila halnya demikian, kita tak perlu heran kalau masih melihat banyak orang pintar dan otaknya cerdas, namun miskin moral dan budi pekerti. Mungkin kita terlewat untuk menginternalisasi nilai-nilai moral saat SD dulu. Mungkin waktu kita saat itu tersita untuk menghafal ilmu-ilmu “penting” lainnya.
Demikian sekedar catatan saya dari menghadiri pertemuan orang tua di SD Jepang.

Catatan Gendut 79 :
Ane setuju dengan artikel ini, saat penulis menyatakan bahwa pendidikan dasar pada anak tidak hanya menfokuskan menjadi anak pintar dan menguasai IPTEK, namun moral, budi pekerti dan budaya. Jangan heran kenapa Di Jepang, karena sejak kecil ditanamkan moral dan budi pekerti, hingga dewasa landasan tersebut dipakai saat beraktivitas sehari-hari dan jarang adanya perbuatan tercela seperti KORUPSI, manipulasi, dll. Di bandingkan di Indonesia, anak-anak TK harus dipaksakan untuk mengerti berhitung dan membaca seperti anak SD. Anak SD harus dibebankan pelajaran-pelajaran berat dan padat. Pandai namun miskin moral saat nanti dewasa.





sumber | iniunic.blogspot.com | 

Monday, January 21, 2013

8 Keterampilan yang perlu dikuasai sebelum kuliah

Masa kuliah adalah ketika anak mulai masuk ke fase menuju kedewasaan. Berbagai hal yang terjadi di dunia perkuliahan pun mendukung kesiapan anak yang nantinya terjun ke kehidupan masyarakat.
Bahkan sebelum masuk kuliah, sebenarnya orang tua perlu memastikan kalau anak sudah menguasai keterampilan seperti yang dilansir dari GalTime ini untuk bisa bertahan di antara yang lain.
Manajemen keuanganKebanyakan anak kuliah memilih untuk menuntut ilmu dan jauh dari orang tua. Jadi keterampilan yang satu ini sangat perlu untuk dikuasai sebelum anak masuk kuliah.

Tanggung jawab pribadiKuliah identik dengan hidup sendiri, dan sikap mandiri perlu diterapkan sejak sebelum anak masuk kuliah. Sebab ada tanggung jawab pribadi yang harus diselesaikan sendiri oleh anak.
 
Tepat waktuBiasanya, anak masih tergantung pada orang tua untuk mengingatkan mereka tentang hal-hal tertentu. Namun ketika sudah memasuki fase perkuliahan, anak harus belajar dan menguasai keterampilan untuk selalu tepat waktu dalam menjalani sesuatu.

SosialisasiAnak perlu tahu bagaimana caranya berbicara, berdiri, dan menyapa orang baru dengan baik. Keterampilan yang satu ini disebut juga dengan sosialisasi dan anak perlu menguasainya bahkan sebelum masuk kuliah.
 
Tahu batasanSisi negatif dari hidup sendiri ketika kuliah adalah anak merasa bebas dan merdeka, sehingga terkadang mereka kurang tahu batasan dalam hal norma dan adat lainnya. Jadi pastikan anak tahu dan mampu menguasai batasan sebaik-baiknya.

DisiplinDisiplin adalah salah satu faktor penentu kesuksesan di masa depan. Ajarkan bagaimana caranya disiplin tanpa memaksa. Beri contoh nyata berupa tindakan. Dengan demikian, anak akan menguasainya sebelum masuk kuliah.

Mengambil keputusanMampu mengambil keputusan sendiri adalah keterampilan lain yang perlu dikuasai anak sebelum masuk kuliah. Jika mereka mampu melakukannya, anak akan sanggup bertahan tanpa bergantung pada orang lain.

MenghargaiTerakhir, pastikan anak tahu bagaimana caranya menghargai dan menghormati orang lain. Sebab tidak ada gunanya jika anak pandai menjaga dirinya, namun gagal mengakui kehebatan orang lain di sekelilingnya.
Bertambahnya usia berarti bertambah juga tanggung jawab dan beban yang dipikul. Jadi sebelum masuk kuliah dan menghadapi dunia luar sendirian, anak setidaknya harus mampu menguasai kedelapan keterampilan tersebut di atas.




sumber | iniunic.blogspot.com | 

Jokowi: Pelajar akan berpakaian adat Betawi



Jakarta - Anak-anak sekolah di Jakarta segera punya 'seragam' baru istimewa. Tidak hanya pegawai Pemprov DKI Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menginginkan anak-anak sekolah juga memakai seragam Betawi.

"Kita sudah merealisasikan pakaian Betawi bagi SKPD dan para pegawai Pemprov DKI, dan mungkin akan kita lebarkan lagi ke anak-anak sekolah. Pada hotel-hotel akan kita paksa untuk pakai pakaian adat ini," kata Jokowi di hadapan anggota DPD RI Dapil Jakarta di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (14/1/2013).

Ia didampingi 25 stafnya antara lain Sekda, seluruh deputi asisten, wali kota dan bupati, inspektur dan kepala badan kapala dinas dan SKPD.

Jokowi berharap agar Perda Pelestarian Budaya diterbitkan oleh DPRD DKI Jakarta.

Selain baju Betawi, menurut Jokowi, bangunan-bangunan di Jakarta bakal diterapkan untuk memakai arsitektur Betawi mulai tahun ini.

"Kemudian kami akan paksa bangunan-bangunan memakai arsitektur ornamen Betawi, paling tidak tampak depannya tampak karakter Betawi. Dan ini akan kita mulai pembangunan Masjid Raya di Jakarta Barat, dengan mengacu pada arsitektur Betawi. Akan segera kita mulai," papar Jokowi.


----------


Hmm menurut ane, ide bagus sih
Tapi apakah para pelajar akan menerimanya?
Apalagi kalo cewek, agak repot



sumber | iniunic.blogspot.com | 

Sunday, January 20, 2013

IPA dan IPS Dihapus di Kurikulum Pendidikan Baru?


[Image: 140870_jembatan-rusak-di-lebak--banten_663_382.jpg]

Kurikulum 2013 yang disusun oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan mengurangi mata pelajaran di tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama.

Mata pelajaran SD yang sebelumnya ada 10 dipadatkan menjadi 6, sedangkan mata pelajaran SMP yang sebelumnya berjumlah 12 diringkas menjadi 10. Enam mata pelajaran yang diajarkan di SD itu adalah matematika, Bahasa Indonesia, Agama, Pendidikan Jasmani, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, dan Kesenian.


Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang sebelumnya diajarkan di SD, akan diajarkan secara terpadu dengan pelajaran-pelajaran lain, sesuai tema yang sedang dibahas.


“Misalnya di IPA ada tema soal air, maka tema air itu bisa jadi muatan di pelajaran matematika, Bahasa Indonesia, dan PPKN,” kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemendikbud, Ibnu Hamad, kepada VIVAnews, Minggu 2 Desember 2012.


Dengan demikian, tegas Ibnu, mata pelajaran IPA dan IPS bukannya dihapus dari kurikulum, tapi diintegrasikan berdasarkan tema. Menurutnya, khusus pengintegrasian pelajaran IPA dan IPS ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh memberikan tiga alternatif dalam uji publik kurikulum pendidikan 2013 yang akan dimulai besok Senin, 3 Desember 2012.


Pertama, kata Ibnu, nama pelajaran IPA dan IPS sama sekali tidak dimunculkan, hanya muatannya yang muncul di pelajaran-pelajaran lain. Kedua, IPA dan IPS akan dimunculkan sebagai nama pelajaran mulai kelas 4 SD sampai 6 SD. Ketiga, IPA dan IPS hanya akan dimunculkan sebagai pelajaran tersendiri untuk kelas 5 dan 6 SD.

“Intinya, yang dihapuskan adalah nama pelajarannya, IPA dan IPS. Tapi substansi pelajaran IPA dan IPS tidak ada satu pun yang dihilangkan,” ujar Ibnu.


IPA dan IPS bukan satu-satunya mata pelajaran yang akan diubah dalam kurikulum baru. Bahasa Inggris pun tidak akan masuk ke dalam mata pelajaran SD seperti sebelumnya. “Bahasa Inggris tetap diajarkan, tapi sebagai ekstra kurikuler,” kata Ibnu.



sumber | iniunic.blogspot.com | 

Jurusan Masa Depan,Teknik Fisika / Engineering Physics. Prospek? Luar Biasa!! :)

buat anak anak sma kelas 3 yang masih galau jurusan
FT (Teknik Fisika) adalah pilihan yang sangat prospek looh!!!

bisa di minyak & gas,renewables macem geothermal,petrokimia,elektronik,konstruksi dan lain lain

jurusan masa depan banget deh

kita belajar


automasi industri (robotics,plc,hmi's etc)

energi terbarukan (geothermal,solar panels etc)

photonics & optics (laser,optics etc)

material engineering (nanotech,carbon composites etc)
building physics & acoustic/sound engineering

Electromagnet applications dan lain lain


keren banget?

keren aja masbroo.. hehe




"Loh kok baru denger ya?? guru ane bimbel ane juga gatau  "


wajar aja sih.. ini jurusan cuma ada di 5 perguruan tinggi kok

kenapa cuma 5?

karena dosen dan ilmunya relatif baru baru jadi susah didiriin
tapi ga baru amat kok di indonesia ini .. udah 60 TAHUN!!

dirut pertamina,bu karen aja alumni FT
menristek juga FT
fadel muhammad juga FT
boss suatu perusahaan telekomunikasi jg dari FT

banyak yang terkenal kok cuma ya ga disebut aja jurusannya
yang ga terkenal juga banyak wong udah 60 tahun

banyak yang ke jepang jerman amerika kemana mana deh
atau di sini sini juga buat kerja jadi engineer

jarang banget anak FT ini nyasar ke bank soalnya gampang dpt kerjaan
karena lulusan pertaun cuma ya 400-600
kalo jurusan lain bisa ribuan-belasan ribu
saingan dikit
FT ini berguna untuk kerja di industri dan perkembangan teknologi masa depan
bukan sekedar teori

ini bukan fisika fmipa yang berorientasi riset dan penelitian akademia
meskipun ya bisa nyeleneh jadi reseacher maupun inventor
Teknik fisika, hrd human resource , HR yang sudah handal akan mencari teknik fisika untuk Instrumentation and Control Engineer,Piping,Programming,Energy Engineer,Energy Manager,Material engineer,Corrosion engineer,Sound engineer,Building physics engineer, robotics engineer, Research and development engineer,facility engineer,maintainance engineer,design engineer,renewable energy engineer, telecomunication engineer,process control engineer, control engineer,Lighting Engineer,Optic engineer, System Control Engineer, Photonics Engineer, etc

banyak banget ya!~

TEKNIK FISIKA INI TOTALITAS APLIKASI !!






Apa Itu Teknik Fisika?

Nama asli Teknik Fisika sebenarnya adalah Fisika Teknik (Engineering Physics bukan Physics Engineering). Jurusan ini dibawa para dosen Belanda yang dulu mengajar di ITB.Diubah menjadi Teknik Fisika karena dulu di ITB ada tuntutan agar semua Teknik menyeragamkan namanya dengan nama Teknik ada didepan. Tapi bagaimanapun, internal Teknik Fisika tetap pada pendirian. anak Teknik Fisika sering disebut FT (di ITB) dan Fistek (di UGM). Keduanya singkatan dari Fisika Teknik.

Secara kurikulum, Fisika Teknik berperan menjadi jembatan bagi ilmu science (MIPA) dan ilmu Teknik. Teknik-teknik mapan meskipun selalu menyesuaikan diri, namun tetap tidak mampu mengcover setiap perkembangan yang ada. Disini Fisika Teknik bertugas mengcover ilmu-ilmu baru yang tidak mampu ditangani teknik-teknik mapan. Akhirnya di Indonesia mulai muncul keilmuan nanomaterial (FT ITB), Fotonika (Teknik Fisika ITS) dan Energi Terbarukan (Fistek UGM).


Di Fisika Teknik, dalam 4 semester pertama akan dipelajari semua bidang teknik dan dasar matematika serta fisika yang sangat kuat. Dari Arsitek, Elektro, Komputer, Mesin, Kimia, kecuali Geologi. Apakah ini membuat mhs Fisika Teknik kurang expert?? Tentu saja tidak. Dengan mempelajari semuanya, mahasiswa dituntun untuk melihat potensi dan minat sebenarnya. Kemudian, baru ia memilih mana yang akan ia tekuni dalam 4 semester terakhir. Ada beberapa peminatan dalam dunia Teknik Fisika (saya mengambil dari perspektif UGM tapi secara umum sama)


Dimana Saja Program Studi Teknik Fisika Berada?

-Institut Teknologi Bandung (ITB) 60 tahun

-Universitas Gadjah Mada (UGM) 14 tahun

-Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) 45 tahun

-ITT Telkom 3 tahun

( baru banget loh ini tanda bahwa FT sangat booming )

-Universitas Nasional (UNAS) 22 tahun


Bagaimana Prospek Teknik Fisika?



Fisika Teknik jelas bisa memasuki semua area bidang kerja. Dengan keilmuan dasar yang sangat kuat, alumni Fisika Teknik sangat mudah mengembangkan diri termasuk menyeberang bidang keilmuan. Banyak teknik mapan yang kurang memperhatikan dasar. Pada akhirnya ketika teknologi semakin maju ia tidak mampu mengembangkan diri karena secara dasar kurang.

Sebagai jembatan MIPA dan Teknik, dasar Fisika dan Matematika di Fisika Teknik sangat kuat, mungkin cuma kalah sedikit dari mahasiswa Matematika dan Fisika. Dalam beberapa perlombaan olimpiade teknologi Fisika, justru yang menjadi juara bukan mhs Fisika tapi dari Fisika Teknik.


Lingkup kerja / Prospek Kerja Fisika Teknik meliputi : Telekomunikasi, Industri proses, petrokimia, minyak dan gas, energi, industri elektronika, teknologi informatika, kedokteran, pengendalian satelit dan peluru kendali, NASA, kontraktor bangunan, departemen energi, departemen pekerjaan umum, BATAN, departemen komunikasi dan informasi, kontraktor migas dan telekomunikasi, EPC, Konsultan umum dan migas, dosen di semua bidang teknik dll

terutama di bidang instrumentasi control yaitu automasi industri mas bro sekalian.. gambarannya ya kaya gini.. isinya robot robot semua yak hahaha

Teknik fisika hrd human resource yang sudah handal mencari teknik fisika untuk Instrumentation and Control Engineer,Piping,Programming,Energy Engineer,Energy Manager,material engineer,corrosion engineer,sound engineer,building physics engineer, robotics engineer, research and development engineer,facility engineer,maintainance engineer,design engineer,renewable energy engineer, telecomunication engineer,process control engineer, control engineer etc

banyak banget ya!~


widih banyak banget ya robotnya.. system engineer tuh yang ngendaliin sama yang bikin heheheh



tuh teknologi laser pun diaplikasiin ke automasi pas bikin mobil ini gan



gimana keren kan??

siap bergabung?



sumber | iniunic.blogspot.com | 

Saturday, January 19, 2013

Anak-anak Ini Tetap Semangat Belajar di Tengah Banjir



Banjir bukan alasan untuk berhenti belajar. Meski sekolah ikut terendam banjir, Fatin (11) dan Shanaz (10) tetap asyik belajar didamping belasan mahasiswa.

Sejak banjir, Fatin dan Shanaz memilih belajar di posko pengungsian di Gedung Stikes Binawan, Jalan Dewi Sartika, Jaktim. Keduanya tidak bersekolah sejak hari Kamis (16/1). "Aku sekolah di SD Nurul Iman, sekolahnya banjir juga," kata Fatin saat ditemui, Sabtu (19/1/2013).






Rumah Fatin di Gang Haji Maliki, Cililitan juga terendam banjir, namun saat ini sudah surut. "Empat hari nggak sekolah. Belum ada pemberitahuan masuk sekolah," katanya.

Keduanya mengaku senang bisa belajar dan bermain di Pondok Anak Ceria. Di posko ini buku dongeng dan buku cerita jadi pilihan anak-anak. Tapi bukan cuma itu, para pendamping dari sejumlah kampus seperti Universitas Indonesia, BSI dan Stikes Binawan juga memberi pelajaran dasar untuk anak-anak korban banjir.

"Disini jawab pertanyaan dari kakak-kaka juga, tentang pelajaran sejarah. Siapa pencipta lagu Indonesia Raya, siapa penjahit bendera Merah Putih, terus nyanyi-nyanyi," timpal Shanaz.

Salah seorang pendamping, Fadel mengatakan "Pondok Anak Ceria" sengaja dibuat untuk mendampingi anak korban banjir. "Daripada mereka nggak ngapa-ngapain lebih baik kita dampingi untuk belajar dan bermain," katanya

"Disini dikasih pelajaran tambahan seperti bahasa Inggris, membaca, juga dibacakan buku dongeng. Karena belum sekolah jadi di back-up lewat tambahan ini," tutur mahasis Fakultas Hukum UI ini.

Waktu belajar disini tentative, disesuaikan dengan kondisi anak-anak yang kebanyakan masih di sekolah dasar termasuk balita. Biasanya dimulai jam 8 pagi hingga sore hari. Diajak bermain juga,belajar dan baca dongeng," terangnya.

Antusiasme anak-anak korban banjir untuk belajar membuat kerja para pendamping lebih semangat. "Respons mereka bagus, mereka malah nanya apa masih bisa belajar kalau banjir surut. Mereka semangat sekali," ujar Fadel.

Buku-buku di Pondok Anak Ceria semuanya berasal dari sumbangan. Ada 30 pengajar yang siap mendampingi anak-anak ini. "Ada juga pendamping yang bawa makanan kecil untuk anak-anak," kata dia.

sumber | iniunic.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/01/20/084034/2147486/10/anak-anak-ini-tetap-semangat-belajar-di-tengah-banjir?9911012

Friday, January 11, 2013

Sekolah Yang Muridnya Bicara dalam 31 Bahasa

TEMPO.CO, London - Sebuah sekolah Katolik di Birmingham, Inggris, barangkali merupakan sekolah paling ''seru'' di negeri itu. Di sini, ke-414 muridnya berbicara dalam 31 bahasa yang berbeda di antara mereka. Namun bahasa Inggris merupakan bahasa utama mereka.Bahasa-bahasa lain, termasuk Lingala dan Yoruba, bahasa lokal di beberapa bagian Afrika, Mirpuri dan Hindko, bahasa lokal Pakistan, juga dikuasai dengan sangat baik oleh beberapa siswa.

Keragaman bahasa ini menjadi tantangan yang dihadapi guru. Namun mereka bangga dengan ''kekayaan'' bahasa di sekolah mereka.
Tahun lalu, 91 persen murid mencapai tingkat patokan empat atau di atas rata-rata nilai siswa Inggris dalam bahasa Inggris dan 89 persen dalam matematika.

Sebagian besar siswa berasal dari latar belakang Pakistan dan bahasa pertama yang paling umum dipakai adalah bahasa Urdu dan Mirpuri. Untuk berurusan dengan berbagai bahasa yang dipakai, para guru semua dilatih untuk mengajar bahasa Inggris sebagai bahasa tambahan.

Sekolah kadang-kadang menggunakan penerjemah, juga sebagai ''teman'' mereka. Siswa baru di sekolah ini dipasangkan dengan seorang siswa lain yang memiliki bahasa ibu yang sama dan dapat membantu mereka untuk mulai belajar bahasa Inggris.

Bahasa sehari-hari lain di sekolah ini adalah bahasa Afrika, Arab Irak, Arab Lingala, Arab Sudan, Arab Yaman, Bengali Bangla, Bengali Sylheti, Cek, Belanda, Inggris, Gaelic, Gujarati, Gurmukhi , Hindko, logat Jamaika, Kachi, Lingala, Mirpuri, Nepal, Pashto, Polandia, Portugis, Punjabi, Rumania, Somalia, Spanyol, Sudan, Swiss Prancis, Tamil, Urdu, dan bahasa Yoruba.

Angka yang diperoleh Mail Birmingham mengungkapkan bahwa ada lebih dari 120 bahasa yang dipakai di sekolah ini. Meskipun merupakan sekolah Katolik, mayoritas murid di sekolah ini berasal dari latar belakang Pakistan dan tak sedikit yang beragama lain.

"Banyak siswa yang mendaftar tak memiliki kemampuan bahasa Inggris sedikit pun, dan hal pertama yang kita lakukan adalah memasangkan mereka dengan anak lain karena itu adalah cara terbaik untuk bahasa yang akan diperkenalkan kepada mereka," kata Evelyn Harper, sang kepala sekolah.




sumber | iniunic.blogspot.com | 

Menengok Gaya Hidup Pelajar Sekolah RSBI di Surabaya yang Gratis Itu


Surabaya - Suasana di SMA Negeri Kompleks Surabaya terlihat tidak ada gejolak meski Mahkamah Kostitusi (MK) telah membubarkan predikat Rintisian Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI).

Pantauan detiksurabaya.com, Kamis (10/1/2013) pagi, di depan SMAN 1 dan 2, para siswa tetap masuk sekolah seperti biasa. Di depan sekolah elit yang biaya belajarnya gratis karena ditanggung APBD ini juga tetap terlihat mobil-mobil milik siswa yang terparkir di Jalan Wijaya Kusuma.

Selain siswa mengemudikan sendiri, tak sedikit pula yang diantar dengan mobil yang dibawa sopir atau orangtuanya.

Di depan SMAN 1 dan 2, berjejer beragam jenis mobil yang rata-rata jenis sport kesukaan anak muda sekarang seperti Ford, Honda Jazz, Toyota Yaris, Mazda, Toyota Vios, dan mobil jenis lainnya terparkir rapi di Jl Wijaya Kusuma tepatnya di depan komples SMA RSBI yakni SMA Negeri 1 dan 2 Surabaya.

Mobil-mobil yang nomor polisinya beragam ada yang 4 digit, 3 digit hingga 2 digit berjejer rapi dan diatur oleh petugas parkir. Para siswa yang membawa mobil ke sekolah itu bisa dibilang beruntung dibanding mereka yang harus susah payah menumpang angkutan kota.

"Tidak semua pakai mobil, ada pula yang nggenjot sepeda angin kok," kata seorang guru di sekolah elit tersebut kepada detiksurabaya.com.

Yang menarik lagi, ada pelajar yang terpaksa harus izin gurunya meninggalkan sekolah bila sedang kebelet buang air. Kabar yang diterima detiksurabaya.com, sang pelajar kadang harus ke mal di sekitar sekolah untuk menyalurkan 'hajatnya'.

"Mungkin si pelajar itu tak cocok dengan kondisi kamar kecil di sekolah," kata sumber detiksurabaya.com.

Gaya hidup pelajar sekolah yang kasat mata 'mewah' tersebut kadang memancing perhatian mata pengendara jalan yang melintas. Bahkan nada sinis kadang terucap.

"Masih sekolah aja sudah dibawain mobil, enak banget. Kira-kira pekerjaan orangtuanya apa ya," kata seorang karyawan yang mengaku bekerja di kawasan Ambengen saat ditemui sedang membeli maka di sebuah rumah makan di depan sekolah favorit tersebut.

Bahkan lebih sinis lagi, pelajar yang kaya itu semestinya sekolah di swasta yang tidak dibiayai APBD. "Sekolah pakai mobil kok pemerintah menanggung biaya belajarnya," kata dia gregeten.

Demikian pula kondisi di SMPN 1 di Jalan Pacar demikian. Hanya saja, mobil-mobil yang terlihat itu hanya mengantar saja.

Sebelumnya, Walikota Tri Rismaharini terkesan mengabaikan keputusan MK yang bersifat final itu. "Nggak ada pengaruhnya (Keputusan MK) di Surabaya," kata Tri Rismaharini kepada wartawan usai rapat paripurna di gedung DPRD Surabaya, Jl Yos Sudarso, Rabu (9/1/2013).

Risma menegaskan bahwa di Surabaya, RSBI/SBI digratiskan dan tidak menghilangkan nilai-nilai jati diri bangsa. "Kalau ada yang minta (biaya), itu oknum," tuturnya.

MK berpendapat, walaupun terdapat perlakuan khusus dengan memberikan beasiswa kepada anak-anak latar belakang kurang mampu secara ekonomi untuk mendapat kesempatan tetapi hal itu sangat sedikit dan hanya ditujukan kepada anak-anak yang sangat cerdas.

Sehingga anak-anak yang tidak mampu secara ekonomi yang kurang cerdas latar belakang lingkungannya yang sangat terbatas tidak mungkin sekolah di RSBI/SBI.



Ane biar miskin juga bayar pajak... masa anak orang2 kaya itu tega sih menikmati duit pajak (APBD) dari orang2 miskin seperti ane...

Harusnya, sekolahan unggulan yang masih pake duit APBD hanya menerima anak2 cerdas dari kalangan tidak mampu. Bukan menerima anak2 cerdas dari golongan kaya raya.. soalnya anak orang kaya masih banyak pilihan sekolah2 swasta favorit.. seperti al-ahzar, BPK, dll.

Masih banyak sekolah unggulan RSBI yang memungut biaya puluhan juta dari siswa.. sudah netek APBD masih minta duit dari siswa juga.. ingat kasus sidak Ahok ke sekolah thamrin kemarin.. orang tua mengaku bayar puluhan juta ke sekolah..




sumber | iniunic.blogspot.com | 

Wednesday, January 9, 2013

5 Kampus Elit Tempat Kuliah Para Bos Teknologi



Para pendiri atau bos vendor teknologi besar seperti Microsoft, Google atau Apple biasanya menempuh pendidikan di unversitas. Tidak sembarang universitas, umumnya masuk kategori elit.

Ya, pada umumnya, mereka menjalani kuliah di universitas bergengsi. Didukung oleh otak pintar, tidak sulit bagi para tokoh penting di dunia teknologi ini masuk ke sana.




Lalu, universitas mana saja yang banyak melahirkan para bos di jagat teknologi? Berikut di antaranya seperti dihimpun detikINET dari berbagai sumber.



1. Stanford University

Pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin menempuh kuliah di Stanford University. Demikian juga dengan William Hewlett dan David Packard, pendiri vendor komputer Hewlett Packard.

Memang Stanford melahirkan begitu banyak pendiri perusahaan teknologi besar. Malah kelahiran Silicon Valley, pusat teknologi di Amerika Serikat, dimotori oleh universitas ini.

"Hampir tidak mungkin ada perusahaan di Silicon Valley yang tidak berkaitan dengan Stanford," tulis majalah bergengsi Forbes.

Para pendiri Nvidia, Yahoo, Logitech, Instagram, Sun Microsystems, VMWare, Cisco Systems, tercatat pernah menempuh pendidikan tinggi di salah satu kampus terbaik di dunia ini.

2. Harvard University

Harvard University dikenal sebagai salah satu universitas terbaik dunia. Kampus ini secara konsisten menempati posisi papan atas dalam berbagai ranking.

Harvard pun melahirkan cukup banyak tokoh penting di dunia teknologi. Seperti Bill Gates yang mendirikan Microsoft, pernah kuliah di sini meski memang tidak tamat.

Demikian juga CEO Microsoft saat ini, Steve Ballmer. Dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg, meski lagi-lagi tidak tamat. Sheryl Sandberrg, COO Facebook, juga alumni Harvard.

Alumnus Harvard banyak diburu oleh perusahaan raksasa di bidang teknologi. Zuckerberg pun pernah berkunjung ke mantan kampusnya untuk mencari karyawan baru yang berkualitas.

3. University of California Barkeley

University of California Barkeley memang termasuk kampus berkualitas. Selain melahirkan 71 pemenang Nobel, alumni kampus ini juga berperan penting dalam mengendalikan berbagai vendor teknologi.

Steve Wozniak, pendiri Apple, Eric Schmidt yang pernah menjadi CEO Google, serta Paul Ottelini, CEO Intel tercatat pernah menjalani pendidikan di University of California Barkeley.

Demikian juga salah satu pendiri Intel, Gordon Moore. Alumni universitas tersebut banyak yang memimpin perusahaan teknologi terkemuka.

Dari produsen game terbesar Electronics Arts, Google, Qualcomm, Sun Microsystems, VMWare dan SanDisk.

4. Massachusetts Institute of Technology

Massachusetts Institute of Technology punya reputasi tinggi sebagai kampus yang sangat berkualitas. Jurusan Ilmu Komputer di universitas ini disebut-sebut sebagai yang terbaik di dunia.

Tidak mengherankan jika MIT cukup banyak melahirkan alumni yang berperan penting di jagat teknologi. Di antaranya adalah Drew houston, pendiri dan CEO Dropbox.

Ada juga Cecil H. Green, salah satu pendiri perusahaan chip Texas Instruments. Dan Brester Kahle, pencipta website pengukur trafik Alexa.

Selain itu ada juga Robert Meltcafe selaku penemu Ethernet. Dan Daniel Lewin, pendiri Akamai.

5. Cambridge University

Cambridge University cukup menjulang namanya sebagai salah satu universitas paling bergengsi. Beberapa kali kampus yang berada di Inggris ini dinobatkan sebagai yang terbaik di dunia.

Cambdrige memegang peranan sangat penting di jagat teknologi di mana alumninya banyak dicari perusahaan teknologi besar. Bahkan kampus ini dinilai sebagai tempat kelahiran komputer awal.

Sistem komputer pertama di dunia didesain oleh akademisi Cambdrige, Charles Babbage. Kemudian Alan Turing menciptakan basis komputer modern pertama.

Adapun Maurice Wilkes membuat komputer pertama yang bisa diprogram. Teknologi webcam yang saat ini luas digunakan juga berasal dari universitas ini.







sumber | iniunic.blogspot.com | http://inet.detik.com/read/2013/01/09/122958/2137124/398/5-kampus-elit-tempat-kuliah-para-bos-teknologi?i991101mainnews