Showing posts with label Tips Otomotif. Show all posts
Showing posts with label Tips Otomotif. Show all posts

Monday, January 28, 2013

Mau share Pilih yamaha new vixion ato honda cb 150 cc ..??

Klo agan agan di kasi opsi kyk judul di atas,, lebih minat yg mana gan ???

yamaha v-ixion 

honda cb 150 

klo agan pilih yang mana gann???
sumber | iniunic.blogspot.com | 

Sunday, January 27, 2013

Tips Membeli Moge Bekas


Jakarta - Melihat tampilan seksi beragam motor besar seperti Ducati, Suzuki Hayabusa, Honda Fireblade atau Kawasaki ZX memang membuat air liur keluar. Namun, ketika membeli motor besar dalam kondisi bekas atau seken, faktor-faktor apa saja yang perlu kita perhatikan?

Direktur PT Putra Oentoro Motor Steven Oentoro yang mendirikan showroom moge bekas pertama di Indonesia yang dinamakan moto8, berbagi tips bagi para calon pembeli motor besar seken di tanah air.

Menurut Steven, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan sebelum sang calon mengeluarkan uangnya untuk membayar.

"Faktor pertama tentu saja perhatikan mesinnya. Cara paling mudah, lihat apakah ada oli yang merembes dari blok tengah. Perhatikan apakah itu kebocoran karena blok mesinnya pernah pecah atau hanya karena gasket termakan usia. Perhatikan benar faktor ini," jelasnya pada detikOto.

Hal lain yang menurut Steven harus diperhatikan adalah kondisi rangka. Teliti kondisi rangka motor incaran kita itu dengan baik. "Sebisa mungkin cari motor yang rangkanya masih di cat original, karena kalau belum di cat ulang, bekas bengkok bisa ketahuan," imbuhnya lagi.

"Lalu soal elektrikal. 'Telanjangi' motor, lihat kabel-kabelnya masih bagus atau ada yang bekas di potong. Karena kalau bekas di potong biasanya sensor di motor suka error," papar Steven.

"Selanjutnya starter mesin. Perhatikan motor ketika distarter untuk mengetahui bahwa setelan mesin masih standard dan benar, untuk menstarter mesin tersebut gunakan saja tombol tombol starter tanpa di gas. Kalau mesin tersebut bisa idle, artinya mesin tersebut sehat (setelan benar), apabila harus digas, bisa disebabkan beberapa faktor antara lain: fuel mixture yang tidak benar, atau timing mesin yang salah, atau kompresi bocor," papar Steven panjang lebar.

Setelah semua hal tadi diperiksa, maka motor pun siap dites jalan. Untuk sesi pengetesan ini biasanya ada perjanjian kalau jatuh atau rusak karena kesalahan pengendara harus dibayarkan.

"Sebelum resmi dibeli, kan harus test ride, nah test ride tersebut dilakukan untuk mencari tahu kekurangan motor tersebut apa. Kalau rantai atau ban, ya tergantung kondisi dan perjanjian. Yang terpenting adalah untuk mengecek sasis, lari ke kiri atau ke kanan tidak, bekas nabrak atau tidak," lugasnya.

"Terakhir, cek surat-surat kendaraan. Yang terbaik cek ke Samsat, bawa BPKB sama cek fisik, takutnya ada yang 'potong-tempel'. Cek nomor rangka dan nomor mesin sama atau tidak dengan yang disurat," tuntasnya.




sumber | iniunic.blogspot.com | 

Tips Berkendara di Saat Hujan



Tips Berkendaraan di saat hujan :

FORD Motor Indonesia kembali menggelar program keselamatan berkendara bertajuk 'Ford Driving Skill For Life' (Ford DSFL) untuk yang kelima kalinya di Indonesia. Selain membarikan pengetahuan berkendara yang baik dan benar, mereka juga mengeluarkan berbagai tips yang salah satunya untuk berkendara di saat hujan.

- Sebelum Anda bepergian, periksalah rem, kemudi, level cairan pada perangkat aki jika menggunakan aki basah, cairan radiator/radiator coolant, oli/pelumas/ dan cairan penyemprot wiper. Selain itu periksa juga tekanan dan kedalaman kembangan ban agar Anda siap jika menghadapi hujan deras.

- Simpan kotak emergency di dalam mobil Anda. Paket emergency dapat memenuhi kebutuhan darurat Anda karena dilengkapi dengan senter, sekering, pompa, air, perlengkapan PPPK (first aid) dan perlengkapan lainnya yang sangat diperlukan ketika menemui situasi darurat.

- Berhati-hatilah saat berkendara. Perhatikan kecepatan kendaraan Anda. Mengemudi pada kecepatan tinggi tidak diperlukan di musim hujan. Genangan membuat jalan menjadi licin dan mudah menyebabkan pengendara hilang kendali.

- Nyalakan lampu depan kendaraan Anda ketika hujan. Cahaya lampu dapat membantu pengelihatan Anda dan membantu pengendara lain mengetahui keberadaan Anda dari jarak yang cukup jauh.

- Hindari rem mendadak. Injaklah rem perlahan-lahan sehingga ban tidak mudah tergelincir. Jika Anda menginjak rem hingga limit, ada kemungkinan kendaraan akan selip dan sulit dikendalikan. Lakukan pengereman secara bertahap sebelum bener-benar berhenti.

- Mengemudi dengan hati-hati dan jagalah jarak aman dengan kendaraan di depan. Jika jalan basah, Anda akan butuh lebih banyak waktu dan jarak untuk bereaksi terhadap bahaya. Hindari berkendara di belakang kendaraan besar. Cipratan air akan mengganggu pengelihatan Anda.

- Hindari genangan air di jalan. Anda tidak pernah tahu berapa dalam genangan air tersebut. Jika Anda menghajar genangan pada kecepatan tinggi dan terdapat lubang yang dalam, dapat menyebabkan kerusakan pada bumper atau radiator.

- Selalu
waspada dengan tanda-tanda berhenti atau hambatan yang merintangi jalan. Jangan pernah melewati banjir  jika Anda belum mengenal kondisinya. Carilah alternatif jalan lainnya.

- Mengemudi perlahan ketika melewati banjir. Jangan melewati banjir jika Anda tidak dapat melihat seberapa dalam genangannya. Hentikan kendaraan terlebih dahulu apakah ketinggian air masih dalam batas aman untuk kendaraan Anda sebelum memasuki banjir. Jika air sudah mencapai batas pintu bawah, sebaiknya jangan diteruskan.

- Ketika Anda terjebak di lumpur, pindahkan ke gigi satu atau dua dan tekan gas perlahan> Jangan tekan pedal gas berlebihan karena roda akan selip dan terbenam makin dalam.

- Pindah ke gigi rendah secara tiba-tiba dalam kondisi hujan sangat membahayakan. Perubahan kecepatan roda secara mendadak di jalan licin dapat menyebabkan kendaraan slip. Anda dapat kehilangan kontrol dan dapat memicu kecelakaan.     



sumber | iniunic.blogspot.com | 

Saturday, January 26, 2013

Lakukan Ini Kalau Mobil Anda Terendam Banjir

Jakarta, KompasOtomotif - Apa yang harus Anda dilakukan bila mobil terlanjur kecebur banjir? Saran para ahli, matikan mesin! Alasannya, kalau percikan air tersedot oleh mesin melalui saluran isap, akibatnya sangat fatal. Mesin yang menjadi jiwa mobil, riwayatnya tamat! Efek water hammer atau terjangan air, membuat setang piston bengkok, piston pun menghajar blok dan kepala silinder.

Sumber : tribun | Author : Herudin, Mobil terendam banjir

Untuk mencegah kerusakan mesin, lakukan tidakan berikut, seperti yang dijelaskan oleh Wiewie Rianto dari Bengkel Firna Protechnik.

Cabut aki
Tujuannya, mematikan semua sistem kelistrikan mobil termasuk komputer. Hubungan pendek (korslet) bisa dicegah.

Derek
Setelah banjir menyusut, jangan langsung menghidupkan mesin. Apalagi mesin ikut kelelap. .

Cek Komponen
Jika kedalaman air tidak sampai merendam mesin, beberapa komponen yang wajib diperiksa adalah kaki-kaki. Salah satu yang penting diperiksa adalah tie-rod. Komponen ini dilumasi oleh 'gemuk' lalu ditutup dengan karet. Air bisa saja masuk melalui celah. Jika tidak dibuang, gemuk bercampur dengan air kotor dan menyebabkan karat.
Ganti oli
Untuk menghindari oli kemasukan air, sebaiknya oli transmisi diganti. begitu juga pelumas untuk gardan (gerak belakang).
"Contoh kasus, Toyota Innova matik nekat menerjang banjir dengan ketinggian air sampai merendam girboks. Ternyata, ada air yang berhasil masuk dan bercampur dengan oli. Untuk menguras dan membilasnya dibutuhkan 18 liter oli untuk kembali ke kondisi normal. Padahal proses kuras oli untuk mobil standar hanya butuh 12 liter," ungkap Wiewie.




sumber | iniunic.blogspot.com | 

Sunday, January 20, 2013

Jangan Menerjang Banjir, Asuransi Kendaraan Bisa Gugur

Jangan Menerjang Banjir, Asuransi Kendaraan Bisa Gugur



Jakarta - Otolovers yang tengah berkendara dan berjuang melawan banjir sebaiknya jangan memaksakan diri menerjang banjir. Jika kendaraan rusak karena menerjang banjir, kita tidak bisa mengklaim ke pihak asuransi.

"Kalau banjir jangan dipaksakan karena bisa gugur, kan anda udah tahu dilarang masuk (banjir), jadi jangan menerjang. Pertama itu pengaruh ke polis asuransi, kedua tidak safety untuk mobil," begitu terang Marketing Communication & Public Relations Head PT Asuransi Astra Buana Laurentius Iwan Pranoto kepada detikOto, Kamis (17/1/2013).

Iwan menerangkan menerjang banjir sama seperti halnya kita memasuki jalanan tertutup atau terlarang. "Itu ada rambu-rambunya di polis asuransi, jadi sebaiknya kalau banjir jangan lewat situ juga," ujarnya.

Namun jika mobil yang disimpan di garasi rumah dan terendam banjir, asuransi akan memberikan ganti. "Prosedurnya sama saja, tinggal lapor, klaim, nanti disurvei," ujarnya.

Iwan pun menyarankan, pemilik kendaraan untuk segera mengecek polis asuransi mereka, apakah perlindungan terhadap bencana alam sudah termasuk dalam polis.

"Masyarakat sering menganggap kalau sudah memiliki asuransi all risk, banjir akan dicover, padahal belum tentu. Tolong polisnya dicek adanya coverage untuk itu (banjir)," ujarnya.

Perlindungan terhadap banjir biasanya merupakan perluasan asuransi. Tambahan premi yang harus dibayar biasanya mencapai 0,3 persen dari harga kendaraan.

"Itu yang seharusnya diperhatikan konsumen, ada jaminan," ujarnya.

Garda Oto sendiri, jika ada konsumennya yang terkena banjir, mereka bisa memberikan bantuan untuk mengevakuasi, namun jika konsumen tidak memiliki perluasan asuransi untuk banjir, maka mobil mereka tidak bisa diklaim.

"Karena tidak ada perluasan, jadi makanya tolong yang punya polis, jangan percaya all risk, lihat ada tidak perluasan terhadap banjir, topan badai," ujarnya.




sumber | iniunic.blogspot.com | 

Saturday, January 19, 2013

Tips nyuci motor saat banjir

Banjir, sebuah kata yang tidak asing lagi untuk kita yang tinggal di sekitaran Jakarta, Tangerang, dll. Tapi, banjir selain bencana bisa juga jadi manfaat buat kita2 sekalian.. Misalnya untuk cuci motor. Sudh lazim setiap banjir pasti pada cuci motor. Apalagi baru sebelum ane nulis nih thread, ane nyuci motor depan rumah udah ada yang negor ane, Eh tong, nyuci motor musim ujan gini.. Satu org lgagi lewat, Tong, nyuci motor di tempat banjir sana. Hmm,, akhirnya ane coba juga deh nyuci di tempat banjir. Tapi, tunggu dulu, ane gak asal nyuci ya gan.

Sory, ni bkn TSnya ya gan ane ngmbil pict dari Google
Spoilerfor Cuci motor:


Memang dengan air banjir, banyak keuntungannya. Secara logika orang pasti bilang, buat apa cuci motor di rumah ato di steam motor, lebih baik di air banjir. Airnya berlimpah, puas, dan Hemat..

Tapi tahukah? Kalo banjir itu darimana asalnya? Kandungannya seperti apa? Bahayanya apa? Dan baik tidakkah untuk motor kita?? Berikut ane jelasin .

Secara logika, dan semua orang pasti tau, kalau banjir itu asalnya dari aliran sungai atau kali yg sudah tidak sanggup lagi menahan debit air akibat dari hujan atau sering disebut kiriman. Nah ane akan bahas soal kali atau sungai. Agan pasti tau sungai atau kali di Jakarta atau Tangerang seperti apa. Pada waktu musim kemarau atau air dangkal, kita sering lihat warna kali atau sungai di Jakarta. Hitam, coklat, abu abu, pokonya Mejikuhibiniu. Dari warnanya kita udh logikakan. Kandungannya pasti macam2 dan bahaya. Seperti Limbah rumah tangga, limbah pabrik, limbah septitank (yg ini bnyk yg blm tau), dll. Semuanya mengandung bakteri jahat dan so pasti bahan kimia berbahaya. Jadi, sama saja kita mencuci motor kita dengan air kali yang kotor dan mengandung zat kimia berbahaya.
Spoilerfor Sungai atau kali jakarta or tangerang:


Ditambah lagi, sungai atau kali Jakarta banyak dilalui oleh pabrik-pabrik tekstil , cat, susu, logam berat, palastik, dan lainnya. (sumber: PENGARUH BUANGAN PABRIKTERHADAP KANDUNGAN PESTISIDA DAN LOGAM BERAT AIR KALI CIPINANG - SUNTER JAKARTA ,Ulfa, T. Syahrir, June Mellawati, dan Sofnie, M. Chairul Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi – BATAN)
Spoilerfor kali or sungai Limbah:


So kembali ke topic. Nyuci motor di air banjir? Okeh, memang ada untung dan ruginya gan. Berikut ane jelasin.
Keuntungan :
1. Gratisss (ini paling utama)
2. Ga ribet tinggal jongkok ato berdiri sambil ngelap en siram2, ga ky d rmh pake pasang selang copotin lagi.
3. Hemat


Kerugian :
1. Kandungan airnya bagaimana??
2. Baikkah untuk motor kita?
3. Baikkah untuk kesehatan kita?
4. Mau hemat ato nnti malah jadi rugi,


Berikut tips cuci motor di banjir dari ane :
1. Cuci motor bagian bawah saja, seperti : ban, velg, knalpot, sparkboard, dll.
2. Gunakan sabun yang baik (kalau bisa jangan sabun colek ya)
3. Jangan cuci motor pada bagian body, speedometer, dan bagian atas lainnya.
4. Setelah selesai mencuci, jangan keringkan motor dengan kanebo.
5. Sampai di rumah, siram kembali motor dengan air bersih.
6. Cuci bagian body dan bagian atas lainnya dengan air bersih dan sabun standard mencuci. (missal : kit)
7. Siram semua bagian motor dengan air bersih
8. Baru keringkan dengan kanebo
9. Dan yang terakhir tidak kalah penting, cuci tangan dan kaki agan sekalian dengan sabun bersih.

Penjelasan :
1. Mengapa hanya bagian bawah yg dicuci ?
Karena air banjir tersebut mengandung zat-zat kimia yang tidak baik untuk motor.
2. Mengapa gunakan sabun yang standard?
Karena sabun colek itu mengandung zat kimia yang tidak baik untuk motor anda. Bukannya membersihkan kotoran, tapi malah membersihkan cat motor agan.
3. Mengapa tidak boleh mencuci bagian atas motor?
Karena bagian atas motor agan banyak terdapat bagian-bagian vital dan terdapat cat sedangkan air banjir itu mengandung zat-zat kimia dan kotoran. Apabila agan mencuci bagian atas motor agan dgn air banjir, nanti malah merusak cat motor dan merusak bagian-bagian lainnya.
4. Mengapa tidak boleh dikeringkan dengan kanebo?
Yups, Air banjir itu mengandung pasir-pasir dan kotoran. Apabila dikeringkan dengan kanebo, sama saja bunuh diri, nanti motor kita tergores kerikil dan warna cat jadi kusam.
5. Mengapa harus disiram kembali dengan air bersih?
Supaya kotoran-kotoran bekas banjir tersebut hilang dan bersih.
6. Mengapa cuci bagian atas motor dengan air bersih?
Yups, seperti yg dibilang. Cat motor dan bagian atas lainnya terlalu sayang untuk dicuci dengan air banjir.
7. Mengapa Cuci tangan dan kaki dengan sabun
Yups, karena air banjir itu ga sehat. So biar kita kehindar dari penyakit kulit dan penyakit lainnya.




sumber | iniunic.blogspot.com | 

Wednesday, January 16, 2013

[Must Read] Lakukan Ini Kalau Mobil Anda Terendam Banjir

ilstrasi ketika mobil TS kerendem banjir

Jakarta, KompasOtomotif - Apa yang harus Anda dilakukan bila mobil terlanjur kecebur banjir? Saran para ahli, matikan mesin! Alasannya, kalau percikan air tersedot oleh mesin melalui saluran isap, akibatnya sangat fatal. Mesin yang menjadi jiwa mobil, riwayatnya tamat! Efek water hammer atau terjangan air, membuat setang piston bengkok, piston pun menghajar blok dan kepala silinder.

Untuk mencegah kerusakan mesin, lakukan tidakan berikut, seperti yang dijelaskan oleh Wiewie Rianto dari Bengkel Firna Protechnik.

Cabut aki
Tujuannya, mematikan semua sistem kelistrikan mobil termasuk komputer. Hubungan pendek (korslet) bisa dicegah.

Derek
Setelah banjir menyusut, jangan langsung menghidupkan mesin. Apalagi mesin ikut kelelap. .

Cek Komponen
Jika kedalaman air tidak sampai merendam mesin, beberapa komponen yang wajib diperiksa adalah kaki-kaki. Salah satu yang penting diperiksa adalah tie-rod. Komponen ini dilumasi oleh 'gemuk' lalu ditutup dengan karet. Air bisa saja masuk melalui celah. Jika tidak dibuang, gemuk bercampur dengan air kotor dan menyebabkan karat.

Ganti oli
Untuk menghindari oli kemasukan air, sebaiknya oli transmisi diganti. begitu juga pelumas untuk gardan (gerak belakang).
"Contoh kasus, Toyota Innova matik nekat menerjang banjir dengan ketinggian air sampai merendam girboks. Ternyata, ada air yang berhasil masuk dan bercampur dengan oli. Untuk menguras dan membilasnya dibutuhkan 18 liter oli untuk kembali ke kondisi normal. Padahal proses kuras oli untuk mobil standar hanya butuh 12 liter," ungkap Wiewie.




sumber | iniunic.blogspot.com | 

Monday, January 14, 2013

10 Kebiasaan Bodoh Sopir Indonesia

[Image: 1.jpg]
1.Hujan Deras = Lampu Hazard
Dalam kondisi hujan deras, jalanan – terutama di jalan tol – seketika akan berubah menjadi pohon natal. Karena, sebagian besar mobil menyalakan lampu hazard yang justru menyilaukan dan membahayakan kendaraan lain. Ketika pengemudi tuntut untuk lebih berkonsentrasi, malah diganggu oleh kedap-kedip lampu hazard yang semestinya digunakan dalam kondisi darurat. Semisal, sedang mengganti ban kempis di bahu jalan, atau mobil mogok di bahu jalan, dsb.

Salah kaprah penggunaan lampu hazard bukan hanya saat hujan deras saja, tapi juga kala konvoi atau sedang iring-iringan, masuk terowongan (seharusnya menyalakan lampu utama), dan ketika akan mengambil jalan lurus di perempatan/persimpangan jalan.


2.Penggunaan Wiper Belakangan

Saat ini, sebagian besar mobil MPV dan SUV (ada sampai tipe termurah) sudah dilengkapi wiper di kaca belakang. Rupanya, banyak pengemudi yang tidak memahami pemakaiannya. Ketika turun hujan, beberapa pengemudi segera mengoperasikannya sepanjang perjalanan. Padahal, fungsi wiper belakang digunakan saat mobil hendak mundur, sehingga pengemudi bisa melihat kondisi di belakang dengan jelas.

Untuk mobil Eropa dan sebagian Jepang di kelas menengah ke atas, wiper belakang akan menyala otomatis ketika tuas transmisi masuk ke gigi “R”. Ketika mengemudi, pandangan pengemudi semestinya lebih fokus ke arah depan, dan sesekali melihat kaca spion ketika hendak mendahului.


3.Goncangkan Mobil Saat Isi Bensin

Pada mengisi BBM di SPBU, sering terlihat pengemudi mobil mengoncang-goncangkan bodi. Anggapannya, dengan melakukan tindakan tersebut dapat mengisikan BBM ke tangki dengan kapasitas lebih banyak/penuh. Yang kita tahu, BBM adalah cairan, dan sifat cairan adalah selalu mengisi dan mencari tempat yang lebih rendah. Jadi tidak perlu digundang-guncangkan agar lebih penuh.

4.Tambah Kecepatan Saat Lampu Kuning

Ketika lampu lalulintas menyala kuning, sebelum menjadi merah, banyak pengemudi kendaraan bermotor malah mempercepat laju kendaraannya. Padahal, lampu kuning tersebut sebagai peringatan agar pengemudi melambatkan kendaraan. Dengan mempercepat laju kendaraan, akan sangat membahayakan pengguna jalan lain. Ketika lampu lalu lintas menyala merah, maka pengemudi dari arah kiri dan kanan mulai menjalankan kendaraannya. Bisa terjadi tabrakan fatal. Jika tiba-tiba pengemudi rem mendadak, bisa ditabrak oleh kendaraan dari belakang.

5.Mendahului Dari Bahu Jalan

Semua pengemudi pasti tahu bahwa fungsi bahu jalan digunakan saat kendaraan mogok, ganti ban, atau untuk akses mobil patroli jalan tol memberikan pertolongan dalam kondisi darurat. Padahal,pihak pengelola jalan tol sudah berkali-kali mengingatkan melalui spanduk dan papan elektronik. Bahkan salah satu klub otomotif telah mencanangkan gerakan “anti bahu jalan”, tetap saja pelanggaran sering terjadi. Malah sekarang salah kaprah itu bertambah, bahu jalan adalah lajur khusus pejabat.

6.Jalan Pelan Di sebelah Kanan

Jika melihat truk melintas di lajur kanan di sepanjang jalur pantura, itu sudah biasa. Ternyata, kebiasaan itu menular ke mobil-mobil pribadi di jalan tol. Ketika penulis hendak mendahului dan memberi tanda dengan klakson atau lampu dim, mobil tersebut malah menyalakan sign kanan. Jadi, mobil yang lebih cepat disuruh mendahului dari kiri. Waduuuh..., padahal sudah dipasang banyak himbauan di jalan tol: “lajur kanan hanya untuk mendahului....”.

7.Menekan Pedal Gas Sebelum Mematikan Mesin

Banyak ditemui pengemudi menekan pedal gas mobil dalam-dalam sebelum mematikan mesin (memutar kunci kontak ke “off”). Mereka beranggapan dengan demikian maka accu mobil akan terisi, ruang pembakaran lebih bersih, sehingga mobil akan lebih mudah di-start.

Padahal, dengan menekan pedal gas, maka pompa bahan bakar dan pelumas akan menghisap BBm dan oli. Jika kemudian tiba-tiba mesin dimatikan, maka sisa BBM yang tidak terbakar akan menumpuk di saluran pembakaran. Justru lebih baik mesin dibiarkan idle sekitar 10 menit sebelum dimatikan, sehingga kondisi ruang pembakaran dan pendinginan mesin lebih optimal.


8.Tidak Menyalakan Lampu Sign Saat Mendahului

Banyak pengemudi tidak menyalakan sign saat berpindah jalur atau memotong jalur untuk mendahului kendaraan lain. Mereka beranggapan bahwa jika menyalakan lampu sign, justru tidak akan diberi kesempatan oleh kendaraan di belakangnya. Fenomena ini memang aneh, justru yang memberitahu dan meminta ijin untuk memotong jalur dengan menyalakan lampu sign kok malah sering tidak dikasih jalan...

9.Lampu Sign Hanya Untuk Belok Kanan

Masih soal lampu sign, pengemudi di Indonesia terkenal irit menggunakannya. Lampu sign (atau lampu belok) hanya digunakan / dinyalakan saat kendaraan hendak belok kanan saja. Itupun dengan syarat, benar-benar belok dengan sudut minimal 90 derajat. Jika belok kanan hanya serong sedikit (seperti huruf “Y”), tidak perlu lampu sign dinyalakan.

Sehingga sangat jamak ditemukan, mobil keluar atau masuk di pintu tol tidak perlu lampu sign. Keluar atau masuk ke rest area, tidak perlu nyalakan sign. Belok kiri di perempatan, tidak perlu lampu sign. Mobil mundur hendak masuk area parkir, tidak perlu sign dst, dst.


10.Jalanan = Tempat Sampah

Pengemudi kita menganggap jalan raya adalah tempat sampah. Mulai dari supir kendaraan umum, sampai pengemudi mobil mewah sering membuang sampah sembarangan. Yang paling sering adalah abu serta puntung rokok yang masih menyala dibuang sembarangan. Juga tissu, kulit buah, botol minuman berenergi, dsb. Sampah terbesar yang pernah saya lihat

dibuang sembarangan di jalan tol adalah popok bayi (pampers). Bukan sembarang popok, karena dibuang lengkap dengan isinya... Bisa dibayangkan betapa kagetnya kendaraan di belakangnya dan indahnya pemandangan setelahnya.



sumber | iniunic.blogspot.com | 

Wednesday, November 21, 2012

10 Perilaku yang Tidak Boleh Dilakukan Di Jalan Tol


1. Berhenti di kanan
Bila terjadi kerusakan mesin atau transmisi yang menyebabkan jamming (macet), berhenti di jalur kanan masih bisa dimaklumi. Tapi celakanya yang sering terlihat adalah adegan mengganti ban bocor di sisi kanan. Sebetulnya bila terjadi ban kempes, pengendara masih bisa memindahkan mobil ke bahu jalan baru melakukan tindakan darurat. Toh melaju beberapa meter dengan ban kempes takkan merusak pelek.
----------------------------------
2. Kurang jaga jarak saat kecepatan tinggi

Kurang menjaga jarak saat berlari kencang bisa berakibat fatal bila mobil di depan mengerem mendadak atau mengalami keadaan darurat. Semakin cepat melaju, semakin besar pula jarak pengereman. Nah, bila jarak dengan mobil depan tak mencukupi, tabrakan beruntun pun tak dapat dihindari.
----------------------------------
3. Potong Jalur
Adegan ini sering terlihat di sekitar jalur masuk atau keluar tol. Yang baru masuk langsung ambil kanan, sedangkan yang mau keluar tol memotong jalur dari kanan ke kiri. Hal ini sangat berbahaya untuk lalu-lintas berkecepatan tinggi.
----------------------------------
4. Mundur
Hal ini kerap dijumpai pada interseksi (pecah jalur). Banyak pengemudi yang salah, nekat mundur dan berpindah arah. Walau dilakukan di bahu jalan dengan lampu hazard menyala, aksi ini sangat berbahaya lantaran pengemudi di belakang tak mengantisipasi mobil mundur.
----------------------------------
5. Pelan di jalur kanan
Selain truk atau bus; kini makin banyak mobil pribadi yang melaju di lajur kanan dengan kecepatan rendah. Selain menyalahi aturan jalan tol, perilaku ini membuat kendaraan lebih cepat terpaksa menyalip dari kiri yang juga salah dan membahayakan.
----------------------------------
6. Melaju kencang di bahu jalan
Selain bisa menabrak mobil yang sedang berhenti dalam keadaan darurat, kebiasaan ini sering menyebabkan simpul kemacetan. Ingat, jalur bahu hanya digunakan untuk keadaan darurat.
----------------------------------
7. Balik arah memotong median
Perilaku ini sering terlihat di area setelah keluar pintu tol. Biasanya di ruas yang terbagi dua (keluar-masuk). Pengemudi idiot yang ingin balik arah, langsung memutar mobilnya setelah pintu tol untuk kembali masuk tol. Hal ini membahayakan arus yang tak berharap “menerima” mobil putar arah.
----------------------------------
8. Menelepon atau SMS
Walau Anda seorang pembalap atau pengemudi jagoan yang belum pernah menabrak seumur hidup, menggunakan ponsel baik untuk menelpon atau SMS sambil mengemudi di tol berisiko amat tinggi. Aktivitas ini mengganggu konsentrasi pengemudi dan membuat manuver mobil mengganggu lalu-lintas. Biasanya ditandai dengan turunnya kecepatan serta arah sedikit berubah.
----------------------------------
9. Jajan di tol

Sering terjadi di tol luar kota yang banyak pedagang buah atau jajanan di pinggirnya. Kebiasaan ini membahayakan pengguna jalan lain, sebab posisi mobil parkir atau saat bermanuver mendekati pedagang sangat mengganggu arus lalu-lintas di belakangnya. Dalam kasus ini, yang paling bersalah adalah pembeli. Bila Anda merasa lebih pintar dari pedagang yang ada di pinggir tol, hindarilah kebiasaan ini.
----------------------------------
10. Overspeed atau underspeed

Setiap ruas jalan tol pasti sudah dilengkapi rambu batas kecepatan maksimum dan minimum yang sesuai standar keamanan. Melaju lebih dari batas kecepatan dan melakukan zig-zag untuk mempertahankan kecepatan sangat tidak dibenarkan. Bisa jadi pengemudi merasa aman, namun manuver ini membahayakan pengemudi lain. Jalan dengan kecepatan di bawah batas minimum juga berbahaya. Mobil yang lebih cepat bisa tertahan. Usahakan selalu memenuhi batas kecepatan di jalan tol



sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3088015

Inilah Cara membersihkan Jamur Kaca dengan Tembakau Saja


Jamur di kaca mobil sangat menggangu pandangan pengemudi. karena kaca mobil terlihat seperti bersisik. Cara menghilangkan jamur kaca memang ada banyak. Tapi tembakau adalah cara alami yang murah dan efektif.

Jamur kaca menejadi noda bandel di kaca (terutama kaca depan mobil). Selain menjadi seperti bersisik jamur kaca juga mempersulit air hujan turun sehingga pandangan pengemudi saat hujan semakin tidak jelas. Meskipun wiper bekerja keras menyeka air hujan tetapi tetap saja pandangan terasa tidak clear.


Cara Membasmi Jamur Kaca
Pembersih jamur kaca banyak tersedia di pasaran. Banyak merk terkenal menyediakan cairan kimia yang "keras" bisa menjadi pilihan banyak konsumen karena direkomendasikan oleh salon-salon mobil atau iklan. Obat-obatan ini memang efektif membasmi jamur kaca tetapi juga mengandung resiko merusak kaca itu sendiri. Bila pemakaian berlebihan atau salah prosedur bisa-bisa lapisan pelindung kaca akan terkikis... terutama mobil-mobil eropa yang terkenal sensitif di area ini.


Tembakau Menjadi Alternatif Rumahan (Home Made)
Sebelum anda menggunakan obat jamur yang tersedia secara komersil silahkan coba gunakan tembakau untuk menghilangkan jamur kaca. Berikut langkah-langkahnya.

1. Siapkan tembakau kering. Anda bisa dapatkan dari rokok merk apapun sekitar 6 batang atau seperlunya.
2. Rendam tembakau dalam air bersih selama 10 menit dalam 1 gayung air
3. Gosokan tembakau yang sudah direndam tadi ke kaca mobil secara perlahan dengan gerakan melingkar (seperti memoles mobil)
4. Bilas sampai bersih
5. Bila masih terlihat bercak jamur, anda dapat mengulangi proses diatas sampai anda merasa puas dengan hasilnya.
6. Bila ada jamur yang terlalu membandel, mungkin sebaiknya dibawa ke para profesional untuk mengurangi resiko rusaknya kaca depan mobil anda.

Semoga cara ini dapat membantu anda tanpa harus mengeluarkan banyak uang, dan juga mengurangi resiko merusak kaca depan mobil anda akibat obat-obatan kimia yang bersifat keras.


sumber :
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5620870

Tuesday, November 20, 2012

[Tips] Cara menghemat bensin motor agan


1. Panaskan motor cukup 1 menit, jangan lama-lama. Jangan kuatir nggak panas, motor-motor sekarang udah didesain lebih canggih : , manasin 1 menit udah tokcer kok. Malah kalo lama-lama knalpot jadi merah dan jadi cepet kropos karena kepanasan. Sistem pendingin pada mesin motor akan bekerja saat motor dijalankan. saat motor diam, pendingin tidak bekerja.

2. Perhatikan gerak bebas dari kopling. (untuk yang pakai kopling)
Kopling yang “nyetut” tidak meneruskan putaran mesin dengan baik. Coba mesin dihidupkan kemudian masukan transmisi ke gigi satu. gerakkan kopling sampai rapat kemudian lepaskan. Perhatikan sampai jarak berapa dari stang motor mulai bergerak.
Yang baik, sekitar 50% dari jarak yang ada.

3. Jangan menggeber-geber gas. Mainkan gas dengan tarikan halus dan stabil. ih biasanya kerjaan ababil yang punya motor keren begini nih
4. Kemudikan motor secara benar karena mengemudi yang benar bisa menghemat bensin sampai 15%.
gerakkan gas dengan cara halus, tidak “kaget-kaget”.
Pada mesin yang menggunakan RPM meter, usahakan RPM tidak melewati 50%.
Atau pertahankan kecepatan motor lebih sering pada antara 50-70 km/jam. Pada kecepatan di atas 70 km/jam,
pindahkan ke gigi paling atas. :

5. Jangan sering ngerem. Ini juga berkaitan dengan kestabilan gas. Gimana biar gak banyak ngerem? Pertama, asah terus keterampilan menghindari lubang dan benda-benda lain yang menghalangi jalan, ini butuh pengalaman dan fokus. Kedua, hindari jalan macet (tapi kayanya kalo di Jakarta agak susah  )

6. Gunakan rem mekanik (cakram / tromol) untuk menghentikan laju motor dan jangan gunakan rem dari putaran mesin, misal dengan memindahkan gigi ke bawah saat mengerem. yang pak kopling biasanya gak masalah gan, tapi kalo motor bebek biasa bisa bikin turun mesin gan

sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000008391812/tips-cara-menghemat-bensin-motor-agan/

Monday, November 19, 2012

10 Tips Merawat Sepeda Motor Saat Musim Hujan [MUST KNOW!]



Musim hujan udah tiba nih sob, motor lu udah siap banjir2an belom  jangan sampe motor lu menghambat aktivitas lu sob, langsung aja deh gw kasih tips merawat motor saat musim hujan.




Spoilerfor 1.:
1. Mencuci Motor

Setelah motor digunakan berkendara di tengah guyuran hujan, sebaiknya Anda mencucinya. Meski tak punya banyak waktu, sebaiknya Anda sempatkan untuk mencucinya Meskipun hanya mengguyur seluruh bodi dan bagian-bagian penting lainnya.
selain motor tetap terlihat bary dan mengkilap hal ini juga dapat menghindari motor anda terkena karat.



Spoilerfor 2:
2. Rantai Motor

Bagian lain dari motor yang rawan bermasalah setelah dikendarai di tengah guyuran hujan adalah rantai. Terlebih motor yang tidak menggunakan tutup rantai. Air hujan yang bersifat asam memicu terjadinya karat pada peranti itu.

Pada sisi lain, setelah melibas lubang yang tertutup genangan air hujan, rantai juga kendur. Oleh karena itu, kencangkan setelan rantai sesuai dengan standar.
disarankan juga untuk melumasi rantai motor anda dengan pelumas rantai tentunya.



Spoilerfor 3:
3. Kanvas rem dan piston cakram rem

Kanvas rem terbuat dari bahan asbes. Bahan tersebut bila banyak terkena air akan menggelembung dan mengeras pada saat kering.

Akibatnya, rem terasa keras pada saat pedal rem diinjak atau bahkan muncul suara mendecit atau suara keras lainnya. “Oleh karena itu, setelah motor dicuci dan dibersihkan, jalankan motor dan sering-sering menginjak pedal rem agar kanvas benar-benar kering,” kata Alex.

Begitu pun dengan rem cakram di roda depan. Rem cakram bersifat terbuka. Padahal saat dipacu kencang di tengah guyuran hujan, kotoran menempel pada kanvas rem maupun piston.



Spoilerfor 4:
4. Ban

Setelah selesai menerobos genangan air hujan, sebaiknya Anda memeriksa tekanan air ban. Pastikan besaran tekanan itu sesuai dengan standar pabrikan.
Ban yang tekanan anginnya kurang dari standar, sangat rentan cepat aus. Pasalnya, dengan tekanan kurang, maka permukaan telapak ban yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan semakin banyak.

Selain menjaga tekanan angin, sebaiknya juga mencuci ban. Sikat bagian telapak dan dinding samping ban. Hal ini selain untuk menghilangkan unsur asam yang ada di air hujan, juga unsur lain seperti lumpur atau kotoran yang menempel di ban.

Beberapa kotoran seperti bekas deterjen, oli, minyak tanah, bensin, yang sebelumnya tumpah di jalan bisa terbawa atau berada di genangan air hujan. Unsur-unsur yang ada di zat itu memicu karet ban cepat getas.



Spoilerfor 5:
5. Knalpot

Pada umumnya, bagian dalam knalpot dan leher knalpot akan keropos bila banyak kotoran menempel di bagian itu. Terlebih bila kotoran tersebut bercampur dengan air hujan.

Oleh sebab itu, bila motor telah melibas genangan air hujan atau banjir dan air hujan masuk knalpot, sebaiknya air dikeluarkan. Setelah motor dicuci bersih, panasi mesin. Setelah itu, semprotkan oli ke dalam bagian knalpot dan olisi bagian leher knalpot dengan grease. Kemudian panasi lagi mesin motor sekitar 5 menit.



Spoilerfor 6:
6. Busi

Setelah motor selesai digunakan, sebaiknya Anda mencabut cop atau karet penutup busi kemudian tiup dan lap dengan air bersih. Begitu pula dengan kabel busi serta businya.


Spoilerfor 7:
7. Kotak saringan udara

Udara merupakan unsur penting untuk pembakaran bahan bakar di ruang bakar mesin. Bila peranti ini basah karena air hujan masuk atau merembes ke dalamnya, maka udara akan bercampur embun.



Spoilerfor 8:
8. Rem Depan / Belakang

Seringkali rem akan bunyi apabila basah terkena air, amplas kanvas rem dan tromol agar rem lebih pakem dan menghindari bunyi.



Spoilerfor 9:
9. Kabel Body

Hindari kabel body dan socketnya dari air karena bisa mengakibatkan konslet sehingga bisa merusak komponen kelistrikan.

Mudah - mudahan hal di atas bisa diperhatikan, sehingga umur sepeda motor anda bisa lebih lama.



Spoilerfor 10:
10. jari-jari roda

Gunakan lap bersih untuk mengkeringkan jari-jari roda yang kebasahan. Bila tidak, jari-jari pada velg motor akan keropos. Keropos pada velg memang tidak tampak di luar, tapi terjadi di dalam velg.


Demikian tips merawat sepeda motor saat musim hujan, semoga tips ini bermanfaat. jaga selalu kendaraan anda karena kendaraan anda adalah cerminan diri anda sendiri.



sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/50aa07491a76086f3b00010d/10-tips-merawat-sepeda-motor-saat-musim-hujan-must-know/

TRIK MENAMBAL BAN TUBELESS



AWAS RANJAU PAKU!, Akhirnya kesampaian jg buat share trik/tips buat penambalan ban tubeless yg b0cor. Kbetulan usai t0uring jauh, kena paku. Syukurnya ban kempis saat ane uda sampe rumah dgn selamat. Es0k Paginya terlihat ban kempes. segera ane siaPkan alat tmbl ban tubeless portable. Cekidot trik n tipnya :


Bila kempes sekali, Pompa ban secukupnya. Jgn terlalu kencang/keras agar ban membentuk cekungan(saat ditusuk). shg memudahkan saat ditusuk jarum dg lem cacingnya.


Siapkan set perkakas wajib yg dbutuhkan(bor, jarum penjahit, lem cacing, lem superglue. Pisau kecil) Spt gbr diatas.

Pastikan mengetahui lubang yg b0cor, tandai, dan segera tusuk dg b0r yg tersedia buat lubang scukupnya agar mempermudah lem cacing dimasukan ke lubang yg b0c0r nantinya.


Pastikan lem cacing msh dlm keadaan alot dan lengket, jgn lupa pula dberikan lem karet/p0wer glue scukupnya. Lem tsb slaen buat mempermudah si cacing masuk ke dalam ban. Jg memperkuat daya rekat lem cacing thd lubang pd ban tsb.




saat menusuk jarum dg lem cacing, permukaan ban musti kering, pastikan ban kita rem guna mempermudah penusukan. usahakan saat penusukan lem cacingnya ke lubang ban yg b0c0r, permukaan ban membentuk cekungan. Jgn menambal ban saat keras(tekanan ban tinggi), hal ini malah bisa slip dan mempersulit pr0ses penambalan.


Biasanya Usai menambal, akan menyisakan 2cm lem cacingnya di permukaan ban yg ditambal. P0t0ng bila terlalu panjang. Sisakan si cacing 0.5-1 cm. Stlh itu p0mpa ban kembali.

Demikian tip n trik penambalan ban dg met0da jarum lem cacing. moga bermanfaat buat agan2

*tools dan refill lem cacing




sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/5085eb9d017608810b000008/trik-menambal-ban-tubeless/